Yogyapos.com (SLEMAN) - Pengurus Karawitan "Suko Laras" Padukuhan Karanggawang Kalurahan Mororejo Kapanewon Tempel Sleman menerima bantuan seperangkat gamelan dari Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) DIY, Rabu (18/9/2024).
Bantuan diserahkan oleh Staf Bidang Perencanaan Monitoring dan Evaluasi Kundha Kabudayan DIY, Diaz Radityo didampingi Agil Satria Ardiwiranata, diterima Ketua Suko Laras, Kirno Utomo dan pengurus di Padukuhan Karanggawang.
Diaz Radityo mengatakan, bantuan seperangkat Gamelan Besi Laras Pelog Slendro Gagrak Ngayogyakarta yang didanai Dana Keistimewaan (Danais).
“Bantuan satu set gamelan ini dianggarkan melalui Danais, saat ini statusnya masih dititipkan, nanti ada tahap serah terima yang menyatakan secara hukum gamelan ini menjadi milik Suko Laras, namun mulai saat ini sudah bisa digunakan,” ujar Diaz kepada yogyapos.com, Kamis (19/9/2024)..
Pihaknya menyatakan selamat dan berharap kelompok Karwitan Suko Laras sebagai pelaku budaya tradisi terus semangat melestarikan dan memajukan kesenian dan kebudayaan
“Monggo gamelan ini dimanfaatkan sebaik-baiknya, lebih baik rusak dipakai, diharapkan dapat memajukan kebudayaan dan berimbas pada peningkatan perekonomian masyarakat,” tuturnya.
Ketua Karawitan Suko Laras menyatakan rasa bangga dan terima kasih kepada Eksekutif dan pihak Legislatif di DIY, serta semua pihak yang telah mendukung sehingga impian selama ini bisa terwujud.
“Dulu sekitar tahun 2014 kita awalnya meminjam gamelan dengan cara iuran anggota, kadang kita ngluruk latihan di tempat lain, Alhamdulillah sekarang kelompok ini sudah punya gamelan,” sebut Kirno.
Lurah Mororejo, Jaka Ristanta mewakili Pemerintah Kalurahan Mororejo mengucapkan apresiasi kepada kelompok Karawitan Suko Laras telah mendapatkan bantuan gamelan. Pihaknya juga mengucapkan terimakasih kepada Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono IX dan Dinas Kebudayaan DIY serta Dinas Kebudayaan Sleman.
“Terimakasih Suko Laras yang sudah aktif nguri-uri Kabudayan Jawi agar tidak punah dan diteruskan oleh generasi muda, monggo kita rawat dan dimaksimalkan pemanfaatnya,” tandas Jaka. (Opo)
