Kawasan Wisata Dlingo Berbenah Hadirkan Seni Tradisi

share on:
Para seniman gejok lesung siap memanjakan wisatawan di kawasan wisata Dlingo || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Kawasan wisata alam Mataraman di Dusun Mangunan, Kapanewon Dlingo Kabupaten Bantul, kini kian aktif melakukan pembenahan untuk menyambut para wisatawan seiring menurunnya pandemi Covid-19. Kawasan yang didalamnya terdapat yang didalamnya terdapat 9 tempat wisata ini dilakukan, terutama menambah spot-spot khusus dan melengkapinya dengan wisata budaya mataraman. 

"Selama pandemi tempat wisata di Mangunan Dlingo yang jumlahnya tidak kurang  bidari 9 obyek ini otomatis sepi wisatawan karena adanya regulasi terkait prokes. Namun kini kami sedang berbenah, wisata alam yang juga dilengkapi dengan wisata budaya mataraman," kata Pengelola Wista Budaya Matataraman,” pengelola kawasan, Ipung Purwo Harsono, kepada yogyapos.com, di Dlingo, Minggu (30/1) .

Dijelaskan, selama ini tesedia wisata alam yaitu Grojogan Lipo Dlinggo, Puncak Becici, Kebun Buah, Hutan Pinus, Gardu Pandang Pinus Asri, Pinus Pengger, Seribu Batu Songgo Langit, Bukit Lintang Sewu dan Jurang Tembelan. 

Nantinya juga akan dilengkapi dengan berbagai wisata budaya asli Mangunan dan sekitarnya. Budaya asli itu antara lain upacata adat kenduri pertiwi, kirab budaya dan Sendratari Mataraman (menceriterakan perjalanan Raja Mataram, Sultan Agung). Semua ini sudah pernah digelar dan ternyata menarik perhatian wisatawan. 

“Dengan melengkapi wisata budaya ini, diharapankan wisata Mangunan yang sebelum pandemi sudah masuk ke level Asia dan di masa pandemi sepi pengunjung akan meggeliat kembali,” tambah Ipung Purwo Harsono.

Terkait pengadaan wisata budaya ini, Ipung menyatakan menjalin kerjasama dengan para seniman. Sinergitas ini saling menguntungkan, kesenian akan mewarnai sebuah destinasi wisata. Sebaliknya destinasi wisata dapat menjadi wahana yang dapat mensosialisasikan karya kreatif para seniman. (Spd)


share on: