Yogyapos.com (YOGYA) - Laga klasik antara PSIM Yogyakarta kontra Persis Solo berakhir ricuh pada Senin (21/10) di Stadion Mandala Krida. Akibat dari kejadian tersebut, dua unit mobil patroli serta dua unit motor patroli dirusak oleh oknum suporter yang beringas.
Dalam jumpa pers di Mapolresta Yogyakarta, Selasa (22/10) Tim gabungan Satreskrim Polda DIY dan Polresta Yogya berhasil meringkus tiga pelaku pengrusakan kendaraan patroli. Mereka juga ditetapkan sebagai tersangka yakni HKC (15), CU (15) dan NC (18) semuanya warga Ngestiharjo Kasihan Bantul. Dari informasi, masih ada pelaku yang buron dan dalam pengejaran petugas.
Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto mengatakan, dari tangan ketiga pelaku aparat menyita bambu dengan panjang 4 meter dan sebuah spanduk sisa pembakaran.
“1 unit mobil dinas yang dipakai Wakapolresta dibakar. 1 unit mobil dinas yang dipakai Kapolresta digulingkan. Serta dua unit motor patroli Yamaha Vixion milik petugas juga turut dirusak. Sedang kami dalami tindakan ketiga pelaku, apakah ada yang mengkomando atau tidak. Serta berafiliasi dari kelompok suporter mana juga sedang kami selidiki. Para pelaku kami sangkakan Pasal 170 ayat 1 KUHP tentang melakukan tindak kekerasan dan pengrusakan dimuka umum terhadap orang ataupun barang, dengan hukuman penjara maksimal 5 tahun,” jelas Kombes Pol Yuliyanto kepada awak media, didampingi Direskrimum Polda DIY Kombes Pol Hadi Utomo, Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Armaini dan Kasat Reskrim Polresta Yogyakarta Kompol Sutikno.
Kombes Pol Hadi Utomo menambahkan, aksi ini masuk dalam kategori brutal dan chaos. “Kasus ini kami dalami lebih luas. Apakah ada atau tidak pihak yang berkepentingan menciptakan kerusuhan ini. Selain meringkus 3 pelaku pengrusakan kendaraan patroli, pihaknya juga telah mengamankan 48 orang yang diduga turut melakukan aksi kerusuhan dan pengrusakan fasilitas stadion Mandala Krida,” imbuh Direskrimum Polda DIY.
Sementara itu, Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Armaini sangat menyayangkan kejadian tersebut. “Para pelaku yang telah diamankan sedang kami dalami perannya masing-masing. Kami juga menyita handphone para pelaku untuk mengecek apakah ada pembicaraan terkait upaya menciptakan kerusuhan tersebut. Sejumlah motor milik para perusuh juga kami amankan di Mapolresta,” terang Kombes Pol Armaini. (Dol)
