Kolaborasi FKTI UKDW - PT Miland Cipta Usaha Kembangkan Produk Bebasis Augmented Reality

share on:
Dekan FTI UKDW Restyandito SKom MSIS PhD

Yogyapos.com (YOGYA) - Fakultas Teknologi Informasi Universitas Kristen Duta Wacana (FTI UKDW) Yogyakarta dan PT Miland Cipta Usaha (PT Miland) berkolaborasi mengembangkan produk berbasis Augmented Reality (AR) yang inovatif. Kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat pengembangan teknologi AR dan membuka peluang baru bagi para pengguna teknologi di masa depan.

Dekan FTI UKDW Restyandito SKom MSIS PhD menyampaikan, kerjasama ini juga akan membuka peluang bagi mahasiswa UKDW untuk terlibat langsung dalam pengembangan teknologi AR. Selain itu, aplikasi AR yang dikembangkan juga akan membuka peluang bagi PT Miland untuk memperluas pasar mereka dalam industri AR.

“Dalam pengembangan teknologi AR ini, FTI UKDW dan PT Miland akan fokus pada pengembangan aplikasi AR yang akan digunakan dalam berbagai macam kebutuhan industri, seperti AR Info, AR 3D, AR User Manual, AR Indoor Navigation dan yang lain. Harapannya aplikasi AR yang dihasilkan dapat diimplementasikan dalam kebutuhan industri,” terangnya.

FTI UKDW sudah membentuk research group yang terdiridari I Kadek Dendy Senapartha ST MEng, Matahari Bhakti Nendya SKom MT, Aditya Wikan Mahastama, SKom MCs dan Gabriel Indra WidiTamtama SKom MKom dibantu dengan beberapa mahasiswa, sedang melakukan penelitian bersama PT Miland untuk mengembangkan produk berbasis AR.

Matahari Bhakti Nendya menyebutkan, PT Miland memberikan support beberapa peralatan yang dapat menunjang pengembangan produk berbasis AR seperti Image Path ICT55p, Samsung A52, dan Realme 9Pro.

“Kerjasama antara FTI UKDW dan PT Miland dalam pengembangan teknologi AR merupakan salah satu contoh nyata dari kolaborasi antara universitas dan industri yang menghasilkan inovasi dalam bidang teknologi. Diharapkan, pengembangan aplikasi AR ini dapat membantu meningkatkan kualitas pembelajaran dan memperkaya pengalaman mahasiswa UKDW serta membuka peluang baru bagi industri AR di Indonesia,” pungkasnya. (*/Met)

      

      

 


share on: