Yogyapos.com (SLEMAN)- Pengurus Kelompok Wanita Tani (KWT) "Mekar Bersemi" Dusun Karanggawang Mororejo Tempel diresmikan. Keberadaannya diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan.
BACA JUGA: Advokat Rizal Bagus Putranto SH Puas Dapat Mendamaikan Dua Pihak Berperkara
Pengukuhan dilakukan oleh Kepala Bidang Penyuluhan, Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Sleman, Insan Yudanarto. Dirinya menyebutkan setelah dikukuhkan maka KWT Mekar Bersemi masuk dalam database Sistem Informasi Manajemen Penyuluhan Pertanian (Simluhtan).
Foto bersama usai pengukuhan pengurus KWT Mekar Bersemi Dusun Karanggawang || YP-Eko Purwono
"Jumlah KWT yang sudah masuk dalam Simulhtan sebanyak 475, termasuk yang baru dikukuhkan ini, Mekar Bersemi Dusun Karanggawang kita resmikan sebagai KWT kelas pemula," ujar Insan.
BACA JUGA: Pencanangan Akademi Pengusaha Muda di Bantul, Ini Penjelasannya
Pihaknya berharap keberadannya mampu memperkuat ketahanan pangan dan mendongkrak perekonomian warga, khususnya di wilayah Karanggawang dan sekitarnya.
"Kami berharap keberadaan KWT ini mampu mendukung ketahanan pangan, nanti kalau ada hasil lebih dari produk-produk hasil (budidaya) bisa dijual dan tentunya bernilai ekonomis. Kami juga berharap selalu guyub dan rukun," pesannya.
BACA JUGA: Gerai dan Gudang KDKMP akan Dibangun di Wukirsari
Ketua KWT Mekar Bersemi, Muslimatun menjelaskan, kelompok ini berdiri pada tahun 2022, anggota kelompok terdiri dari ibu-ibu warga Dusun Karanggawang berjumlah sekitar 21 orang. Lahan yang dipergunakan merupakan tahan pelungguh dukuh Karanggawang dan di sekitar lingkungan rumah.
"Saat ini kita sudah melakukan budidaya tanaman hidroponik dan bercocok tanam sayuran, kami berharap arahan dan bimbingan sehingga ke depan bisa naik kelas,"tuturnya.
BACA JUGA: Unjuk Rasa Ratusan Penambang di BBWSSO Yogyakarta, Sempat Diwarnai Blokade Jalan
Rangkaian kegiatan dihadiri Panewu Tempel Dakiri, Pejabat UPTD Balai Penyuluhan Pertanian Pangan dan Perikanan Wilayah III, Lurah Mororejo Jaka Ristanta, Bhabinkamtibmas Mororejo, Dukuh Karanggawang Supriyanto dan tokoh masyarakat. Peresmian ditandai dengan pemotongan tumpeng. (Opo)
