Lagi, UNY Selenggarakan Wisuda Secara Hybrid

share on:
Rektor UNY memindahkan kucir toga kepada salah seorang wisudawan menandai wisuda tingkat Sarjana, Pasca Sarjana dan Doktoral, Sabtu (27/2/2021) || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kembali menyelenggarakan Wisuda untuk mahasiswa Program Diploma, Sarjana, Pasca Sarjana dan tingkat Doktoral. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium UNY Kampus Karangmalang, Sabtu (27/2/2021) tersebut diikuti oleh 1.407 orang wisudawan, masing-masing sebanyak 28 orang program Doktor, 250 orang program Magister, 1.040 orang program Sarjana, dan 89 orang program Diploma.

Seperti periode sebelumnya, wisuda kali ini diselenggarakan secara daring dan luring (hybrid) karena masih berada pada masa pandemic. Prosesi wisuda ditandai dengan pemindahan kuncir toga oleh Rektor UNY Prof Dr Sumaryanto MKes AIFO kepada salah seorang wakil wisudawan.

Rektor dalam sambutannya, mengungkapkan bahwa pendidikan merupakan investasi peradaban sebuah bangsa karena pendidikan dapat membuat suatu negara menjadi kuat dan maju. 

“Bagi lulusan UNY yang dipersiapkan untuk menjadi calon guru telah memiliki kompetensi pedagogik, profesional, kepribadian, dan sosial. Apabila belum ingin bekerja, anda juga dapat meningkatkan kualifikasi akademik dengan melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi di UNY,” ujar Sumaryanto dihadapan para wisudawan.

Disamping itu, Sumaryanto menegaskan, para wisudawan dari program studi non-kependidikan, sudah memiliki kemampuan adaptif dan fleksibilitas di dunia kerja. Oleh karena itu,pihaknya berpesan agar nantinya para wisudawan menggunakan segala kemampuan dalam bersaing merebut pasar kerja. Sebab, hanya pekerja yang mempunyai kemampuan adaptif dan fleksibel cenderung akan mempunyai tingkat well being yang lebih baik. 

Sementara itu, Ketua DPP Ikatan Alumni UNY Prof Suyanto Phd mengungkapkan, tugas berat menanti para wisudawan pada saat kembali ke masyarakat. Pada saat sekarang perubahan terjadi sangat cepat sehingga para wisudawan dituntut untuk mampu mengambil keputusan secara cermat. Oleh karena itu para wisudawan dituntut mampu beradaptasi dengan kondisi yang dihadapi. 

“Orang yang tak memiliki kemampuan beradaptasi dengan perubahan, tidak memiliki tempat lagi,” tandas Suyanto.

Ditegaskan Suyanto, perubahan ini tidak hanya terjadi dalam kondisi lingkungan social namun teknologi juga mengalami perubahan yang sangat cepat. Untuk itu, saat terjun dalam dunia kerja wisudawan harus menguasai ketrampilan (skill) abad 21. Oleh karena itu, pihaknya mengajak agar para alumni UNY  aktif menggelar kegiatan akademik maupun non akademik dalam rangka memperkuat adaptasi wisudawan dalam  persaingan dunia kerja. 

Dari catatan Bidang Akademik UNY, pada wisuda kali ini terdapat 648 orang atau 46,05% wisudawan meraih predikat summa cum laude (dengan pujian tertinggi) dan cum laude (dengan pujian). Tiga orang berpredikat summa cum laude dari Program Doktor satu orang dan 2 orang dari Program Magister. Sedangkan 645 berpredikat cum laude dirinci sebagai berikut: 14 orang dari Program Doktor, 160 orang Program Magister, 426 orang Program Sarjana, dan 45 orang Program Diploma. 

Sementara itu, wisudawan peraih Indeks Prestasi Kumulatif tertinggi: untuk Program Doktor diraih oleh Saudara Dr Bambang Agus Darwanto dengan IPK 4,00 dari program studi Ilmu Pendidikan Bahasa; untuk Program Magister diraih Saudara Naufal Raffi Arrazaq MPd. dari progtam Studi Pendidikan Sejarah dan Saudara Muhammad Imron Romadhon MPd dari program studi Pendidikan Teknik Elektronika dan Informatika dengan IPK 4,00. (Sulistyawan Ds) 

 


share on: