Maestro Parfum Buka Cabang di Sleman City Hall

share on:
Direktur Utama CV Cipta Arta Aroma (Maestro Parfum), Aries Styani melakukan pemotongan pita menandai dibukanya gerai Maestro Parfum di SCH Sleman || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (SLEMAN) - Bergerak dalam penjualan wewangian, Maestro Parfum terus melebarkan sayap usaha. Sejak berdiri pertama kali pada 2007 di Semarang terus melakukan ekspansi usaha hingga memiliki 16 cabang.

Bahkan, saat ini Maestro Parfum memberanikan diri membuka cabang baru di Sleman City Hall (SCH) di Kabupaten Sleman, Sabtu (2/9/2023). Grand opening cabang ini sekaligus dilakukan pengundian hadiah 1 unit kendaraan bermotor bagi pelanggannya.

BACA JUGA: Ketua Peradi RBA Sleman Dr Iwan Setyawan SH MH Imbau Anggotanya Memahami Hak Imunitas Advokat

Direktur Utama CV Cipta Arta Aroma (Maestro Parfum), Aries Styani mengatakan cabang baru di SCH merupakan yang ke-9. Dibuka atas keinginan pelanggan dengan tujuan agar lebih mudah dijangkau, terutama bagi yang berdomisili di sekitar wilayah Sleman.

“Grand opening di SCH merupakan cabang kita yang ke-9. Sebenarnya per September 2023 ini jumlah cabang kami sudah ada 16 tempat, pada kesempatan ini sekaligus dilakukan pengundian hadiah motor tiap satu dekade,” jelas Aries Styani.

Pertama kali buka cabang di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta pada 2011, hingga kini jumlah pelanggan lebih dari 4.000 orang dari semua kalangan.

Owner CV Cipta Arta Aroma, Arman Budiarto (kanan) menunjukkan salah satu parfum koleksinya || YP-Eko Purwono

“Dibuka pertama kali di Semarang pada tahun 2007, lalu sampai saat ini sudah dikembangkan cabang di wilayah Magelang Jawa Tengah dan Yogyakarta,” ujarnya.

BACA JUGA: Surya Paloh dan Anies Bukan Pengkhianat

Dengan slogan ‘Generasi Wangi Anti Kantong Jebol’, Maestro Parfum mematok harga pada kisaran Rp 1.200 per mili dan itu berlaku untuk semua varian aroma.

“Kami sediakan 500 varian aroma dan kami banderol dengan harga Rp 1.200 per mili all item, tidak dibedakan antara grade A atau grade B,” ungkapnya.

Di Maestro Parfum ditawarkan pilihan aroma parfum yang khas atau sesuai dengan karakter pelanggan dengan harga terjangkau dan tidak menyebabkan gatal di kulit, itulah kelebihan -kelebihan yang dipunyai, bahkan setiap bulannya diluncurkan 20 varian aroma terbaru.

“Kami punya kelebihan harga murah, bahan kita datangkan dari supplier sebagian lagi kita impor langsung dari Eropa, jadi soal kualitas tak perlu diragukan lagi,” katanya.

Selain penjualan sistem offline yang mencapai keberhasilan sekitar 70 persen, pihaknya juga menciptakan digital marketing, diantaranya melalui market place, online shop dan sosial media.

“Jadi tidak hanya di Jogja tapi di seluruh Indonesia bisa menikmati Maestro Parfum,” imbuhnya.

BACA JUGA: Dr Syahganda Nainggolan : Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar untuk Perubahan dan Persatuan

Sementara itu, Owner CV Cipta Arta Aroma, Arman Budiarto mengatakan melalui usaha yang terus dikembangkan pihaknya berharap dapat memberikan kontribusi dalam hal menciptakan lapangan kerja.

“Jumlah total karyawan kami sekitar 100 orang, semoga kedepannya terus dapat bermanfaat bagi masyarakat luas,” tutur Arman Budiarto.

Diakuinya, Maestro Parfum dapat melempar produk wewangian ke pasar sekitar 1,6 ton per ton atau 160.000 mili bibit parfum dalam sebulan. (Opo)

 

 

 

 

 

 


share on: