Yogyapos.com (SLEMAN) - Pola pemberdayaan dan pengembangan potensi desa pertama-tama harus bisa dirasakan langsung oleh masyarakat. Investasi tak bisa dihalangi, tetapi yang harus menjadi visi bersama adalah asas kebermanfaatan bagi rakyat. Oleh karena itu, Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) bisa memainkan peran penting dalam menjembatani kepentingan yang ada agar masyarakat desa tidak dirugikan.
Demikian pesan Sulistyo Wimbo Hardjito, mantan Direktur Utama PT Angkasa Pura I saat mengunjungi Embung Senja di Tirtoadi Mlati Sleman, Minggu (9/8/2020) sore. Selanjutnya ditekankan oleh Wimbo, dengan visi yang jelas Bumdes bisa optimal dalam mengidentifikasi dan memberdayakan potensi desa.
"Selain harus mengasah naluri bisnis, Bumdes juga harus memahami detail dan karakter desa sehingga pengembangan potensinya bisa optimal. Soal manajemen harus diperhatikan betul untuk mengefektifkan program,” tandas pria kelahiran Blitar yang juga pernah menjadi Dirut PT Pelni dan Direktur Komersial PT KAI ini.
Sulistyo merasa nyaman dan tenang di Embung Senja ini. Dikemas secara sederhana dengan mengakomodasi potensi lokal, tetapi sangat dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat. “Ini merupakan pilihan model pemberdayaan yang layak diapresiasi ini,” puji mantan Direktur Corporate Service PT Indosat ini.
Dalam kesempatan tersebut, Wahjudi Djaja selaku Direktur Bumdes Tirtamas, memaparkan proses awal berdirinya Bumdes Tirtamas dan program yang telah digerakkan. "Kami memiliki tiga unit kerja yang masing-masing menyasar kepentingan masyarakat. Selain pariwisata, Bumdes Tirtamas juga menggerakkan pertanian dan industri kreatif,” ujarnya.
Terkait industri kreatif, dijelaskan bahwa Bumdes Tirtamas menggandeng investor untuk membangun infrastruktur untuk menyediakan layanan internet yang murah dan terjangkau oleh masyarakat. "Kami sudah mendirikan 10 menara di padukuhan dan satu menara induk di balai desa. Lima dusun dan Embung Senja, internet sudah kami uji cobakan secara gratis. Harapan kami, program ini bisa meringankan beban masyarakat akan kebutuhan kuota mengingat selama pandemi pelajar dan mahasiswa harus mengakses internet untuk pembelajaran,” paparnya.
Selesai diskusi di Kafe Senja, dilanjutkan jalan-jalan di kawasan Embung Senja. Diakhiri dengan foto bersama di ikon Embung Senja. Hadir dalam pertemuan itu jajaran pimpinan Bumdes Tirtamas. (Iud)
