Yogyapos.com (SLEMAN) - Dampak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya dirasakan oleh siswa penerima manfaat, tetapi juga oleh para petani lokal.
BACA JUA: Potensi Bencana Geo Hidrometeorologi Merambah Bantul
Salah satunya Kelompok Tani Klengkeng Gumregah Margorejo, Tempel, Sleman, DIY yang kini dipercaya menjadi pemasok buah klengkeng di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bumdes Tridadi, Kapanewon Sleman.
BACa JUGA: KPK Siap Gelar Kegiatan Hakordia 2025 di DIY, Selama Empat Hari
Ketua Kelompok, Supriyo Widodo menyampaikan apresiasi kepada SPPG Tridadi yang telah membuka peluang bersinergi dengan petani klengkeng lokal untuk memenuhi kebutuhan bahan baku untuk mencukupi pemenuhan gizi MBG di SPPG Tridadi.

"Kami sangat mengapresiasi, hasil budidaya petani klengkeng di daerah bisa terserap untuk mencukupi penenuhan gizi MBG, untuk di SPPG Tridadi kita mampu mengirimkan buah klengkeng sebanyak 150 kilo gram per minggu," kata Kang Priyowi, sapaan akrabnya saat ditemui di SPPG Tridadi, Jumat (5/12/2025).
BACA JUGA: Kejati DIY Ungkap Dugaan Kredit Fiktif Rp 3,3 M, Tersangkanya Diborgol!
Disebutkan, budidaya tanaman klengkeng jenis New Kristal dalam kelompok terus berkembang, hingga kini jumlah petani yang tergabung sebanyak 50 orang. Ia berharap para petani menerima manfaat dengan jalinan kerja sama ini.
BACA JUGA: Parahyangan National Acounting Competition 2025, Tim UAJY Raih Juara 3
"Tentu saja dengan pengadaan buah klengkeng secara langsung oleh SPPG ini diharapkan bisa mendongkrak kesejahteraan petani, namun sayangnya masih sangat minim SPPG yang memanfaatkan buah klengkeng lokal, kebanyakan dipakai buah-buah impor" jelasnya.

Diungkapkan, selain bermitra dengan SPPG Tridadi, pihaknya juga telah berkolaborasi dengan SPPG Sidoagung, Kapanewon Godean dengan kebutuhan 100 kg per minggu, dalam waktu dekat menyusul SPPG Margorejo 1 Kapanewon Tempel.
BACA JUGA: Stunting di Sleman Menurun, Tiga Kelompok BKS Peroleh Penghargaan
"Untuk di wilayah Kapanewon Tempel ada dua SPPG, di SPPG Margorejo akan melakukan pemesanan sebanyak 150 kilo gram mulai 7 Desember 2025, dan SPPG Margorejo 2 belum ada pemesanan," bebernya.
BACa JUGA: BPBD Bantul Berpotensi Perpanjang Masa Tanggap Darurat Tanah Amblas di Srikeminut
Yang tak kalah penting, kelompok tani ini terus berupaya mempertahankan kualitas buah agar selalu berkualitas, seperti memperhatikan warna kulit, tekstur, aroma, tangkai, dan ukuran.

Kepala SPPG Tridadi Anatansyah Ayomi Anandari menyampaikan terima kasih kepada Kelompok Tani Klengkeng Gumregah yang telah menyediakan bahan baku, dirinya juga berharap kualitas buah agar dipertahankan agar tak kalah bersaing dengan buah impor.
BACA JUGA: Tersangka Pembunuhan di Wirobrajan Dijerat Pasal Berlapis
"Ketika kita bandingkan dengan buah klengkeng yang impor sangat jauh, baik dari segi rasa sangat manis, klengkeng lokal lebih unggul, termasuk ketebalan buah lebih bagus, kendalanya tidak tahan lama, maka begitu didistribusikan ke dapur maka segera disalurkan ke penerima manfaat," tutur Ayomi didampingi Ahli Gizi, Zalfa Mahdiyah S Gz. (Opo)
