Yogyapos.com (BANTUL) - Konsep bakti sosial (baksos) yang mengolaborasikan antara seni dan kepedulian lingkungan hidup, diterapkan oleh LCY Puspita Mataram saat mengunjungi desa edukasi Watulumbung Kretek Bantul, Jumat (20/12) sore.
Pada baksos ini mengangkat tema: Memuliakan Alam Raya. Disamping memberikan santunan kepada panti asuhan serta anak PAUD, pihak LCY Puspita Mataram juga memberikan 100 bibit tanaman sirsak kepada pengelola desa edukasi Watulumbung, serta performance art pembacaan puisi oleh para member. Hamparan bukit, rerimbunan pohon, semilir angin dengan pesona alam Bantul, membuat kita selalu mensyukuri akan kebesaran kuasa Tuhan.
Yani Saptohudoyo selaku PO acara ini mengungkapkan, agenda baksos dan peduli lingkungan selalu menjadi prioritas program di LCY Puspita Mataram.
“Manusia selalu membutuhkan alam. Jaga alam kita dari tangan-tangan jahil. Rawat keberlangsungan ekosistem alam untuk masa depan anak-cucu kita. Dengan penyerahan 100 bibit pohon sirsak ini, semoga bermanfaat bagi masyarakat sekitar dan kedepannya bisa tercipta impact yang positif. Agenda ini merupakan bagian dari rangkaian Ultah ke-27 LCY Puspita Mataram. Sebagai desa binaan LCY Puspita Mataram, tiap tahunnya kami mengunjungi desa edukasi Watulumbung,” jelas Yani Saptohudoyo.
Hal senada diungkapkan Presiden LCY Puspita Mataram Rifzika Livia. Menurutnya sinergitas antara pengelola desa edukasi Watulumbung dengan LCY Puspita Mataram harus terus dipupuk. “Ini adalah ujud kontribusi nyata kami ke masyarakat Watulumbung. Dengan melakukan pembinaan dan pemberdayaan secara kontinyu. Dengan melalui proses bertahap, nanti hasilnya akan dirasakan warga sekitar. Kami pun terus menggencarkan kegiatan yang bermaslahat bagi sesama,” ujar Rifzika Livia.
Boy, selaku pengelola desa edukasi Watulumbung mengaku bersyukur dan mengucapkan terimakasih banyak atas sumbangsih dan kepedulian dari LCY Puspita Mataram.
“Maturnuwun buat apresiasi dan kepedulian rekan-rekan Puspita Mataram kepada warga masyarakat Watulumbung. Bantuan ini akan kami gunakan sebaik-baiknya untuk keberlangsungan bersama. Sebentar lagi sumbangan perpustakaan dari Puspita Mataram juga akan rampung. Semoga cakrawala anak-anak di desa ini terbentang luas dengan membaca,” kata Boy. (Dol)
