Yogyapos.com (BANTUL) - Partai Golkar Bantul memiliki magnet bagi sosok yang ingin mengikuti kontestasi Pilkada 2020. Terbukti hampir semua publik figur yang berkepentingan menuju kontestasi tersebut telah mendaftarkan diri ke parpol berlambang pohon beringin.
Setelah Drs H Suharsono dan H. Totok Sudarto, Selasa (4/2/2020) tercatat lagi ikut mendaftarkan diri untuk mengikuti penjaringan bakal calon Bupati-Wakil Bupati Pilkada 2020, yang diadakan oleh DPD Partai Golkar Bantul. Mereka adalah Dewata Eka Putra, Mahmud Ardi Widanto, Agus Susanto, Kusilah dan Erwin. Kehadirannya diterima sejumlah petugas pendaftaran (Tim 11) diantaranya Widodo (Ketua), Arni Tiyas Palupi (Sekretaris) dan Sudaryono (Wakil Sekretaris
Dewata (asal non partai) dalam mendaftarkan dan mengembalikan formulir sebagai Cawabub. Ardi (Ketua DPC PAN Bantul) mendaftar Cabub, Agus Susanto (non partai) mendaftarkan sebagai Cabub. Kusilah yang diwakili oleh Ketua Tim Sukses Supriyono mendaftar Cabub dan Erwin mendaftar Cawabub.
Dewata saat mendaftar diantar dan didampingi oleh para relawannnya mengenakan kostum yang bertuliskan Baladewa. Ardi didampingi oleh para pendukungnya diantaranya dari DPC PAN dan FPAN DPRD Bantul. Demikian pula Agus dan Erwin diantarkan oleh para pendukungnya.
Dewata mengatakan, pihaknya mengharapkan melalui penjaringan di Golkar bisa ikut pesta demokrasi di Pilkada Bantul 2020. Hal ini nantinya untuk memberikan perubahan dan kemajuan Bantul supaya lebih baik.
Ketika ditanya tentang pasangan calon, Dewa mengatakan terserah kepada Golkar, karena tentu saja ada mekanismenya. “Tunggu saja hasilnya,” kata Dewata.
Sementara itu, Ardi yang selumnya mendaftar di Gerindra sebagai Cawabub, menyampaikan pihaknya kini mendaftar ke Golkar karena di Gerindra prosesnya lama, dan hingga kini belum jelas hasilnya keputusannya.
Ditanya tentang penentuan kemungkinan adanya koalisi, Ardi mengatakan pihaknya justru berharap agar PAN dengan Golkar bisa berkoalisi.
“Mereka pendaftar itu sudah mengembalikan formulir pendaftaran, berarti kesemuanya secara resmi sudah terdaftar untuk mengikuti penjaringan,” ujar Ketua Tim 11, Widodo.
Penjaringan akan ditutup pada 5 Februari 2020, selanjutnya sosialisasi bakal calon yang mendaftar kepada pleno, pengurus kecamatan dan warga Bantul akan dilaksanakan pada tanggal 15 hingga 29 Februari 2020. Hasil seleksi akan dikonsultasikan ke DPD Propinsi pada minggu ke 1 dan 2 atau awal Maret 2020. (Supardi/Met)
