Yogyapos.com (BANTUL) - Gelaran Pundong Night Rider (PNR) berlangsung ramai dan meriah. Ratusan peserta terlihat, tua muda, laki perempuan, juga anak-anak antusias berkumpul memadati tempat start halaman Kantor Desa Panjangrejo, Jumat (7/2/2020) malam. Mereka kemudian bergerak bersepeda keliling jalan-jalan wilayah Kecamatan Pundong.
Koordinator PNR Panjangrejo, Agus Ronggo wilayah menyampaikan bahwa kegiatan dikemas selain bersepeda keliling, juga ada panggung hiburan. Setelah peserta selesai bersepeda ria, selanjutnya peserta dihibur dengan musik dangdut-elekton. Sembari menikmati musik, panitia juga akan memberikan berbagai macam hadiah.
“Hadiah utama berupa satu helm sepeda. Hadiah menarik lainnya ada puluhan sadel dan lampu sepeda, dan puluhan kupon makan gratis--dukungan dari para pedagang di Taman Kuliner Panjangrejo dan pedagang makanan di sekitar simpang empat Pundong,” ujarnya.
Kepala Desa Mudiyana, dalam sambutannya mengatakan Pemerintah Desa Panjangrejo memfasilitasi kegitan semacam ini. Halaman kantor desa senantiasa terbuka untuk kegiatan komunitas warga yang bersifat positif, baik kegiatan sosial, agama, olahraga, juga kegiatan berdasar hobby seperti bersepeda atau yang lainnya. Dengan aktifitas berkumpul dapatlah menjalin silaturahmi dan keakraban antar warga, selain itu juga dapat menggerakkan ekonomi masyarakat. Kebetulan sekarang ada Taman Kuliner Panjangrejo, sehingga setelah usai bersepada, para peserta yang lelah dan haus, dapat memesan makanan dan minuman yang berada di sebelah halaman kantor desa Panjangrejo.
Pemerintah Desa Panjangrejo juga menyampaikan terimakasih kepada panitia atas kepercayaannya sehingga lokasi Pundong Night Rider digelar di sini, juga kepada jajaran kepolisian Pundong yang ikut membantu keamanan dan kelancaran lalu-lintas jalan.
Acara yang dimulai sejak pukuk 19.30 Wib berlangsung lancar hingga tengah malam. Pemerintah Desa Panjangrejo selaku pemegang kewenangan lokasi ikut menerjunkan para staf keamanan untuk ikut membantu kelancaran arus lalu lintas.
“Ada 550 tiket sudah dikeluarkan panitia, artinya peserta yang yang ikut PNR lebih dari itu, pastinya lebih dari 600 orang, karena banyak juga yang ikut dengan tanpa tiket. Misalnya yang ber-tiket Sang Bapak, istri dan anak-anaknya ternyata ikut juga,” ungkap Purwanto Habibi, panitia PNR. (Markaban Anwar)
