MR ANWAR ARY : Pagi di Pengadilan, Sore Merapat ke Gantangan

share on:
Mr Ary

Hobi burung berkicau terbukti tidak mengenal strata sosial, dari masyarakat bawah hingga menengah, atas, serta lintas profesi atau pekerjaan. Anwar Ary SH adalah salah satunya, meski  berprofesi sebagai advokat (lawyers), tapi memiliki kegemaran ngopeni burung berkicau. Sejumlah burung berkicau menghiasi rumahnya di wilayah Bantul.

“Sudah lama sebenarnya saya memelihara burung. Cuma baru belakangan ini mulai aktif lagi melombakannya di sejumlah gantangan lomba. Ya pagi sidang di pengadilan, sore merapat ke gantangan lomba,” ujar advokat yang akrab disapa Mr Ary, baru-baru ini.

Apa yang diungkapkan advokat beken ini memang benar adanya. Sejak sekitar setengah tahun ini tampak rajin melombakan gacoannya di sejumlah gantangan. Ia bahkan datang ke gantangan lomba bersama anaknya, Rama, yang masih remaja belia.

Ary berpandangan, kita perlu punya hobi sekaligus klangenan agar tidak monoton.  Burung adalah salah satu klangenan yang menggairahkan kehidupannya memperoleh kebahagiaan. “Ujung perjalanan hidup tak lain memperoleh kebahagiaan,” selanya.


- Cucak ijo 'Marques' dan beberapa piala kejuaraan -

Tentu saja, papar Ary, hobi burung yang diemani ini tidak lantas mengalahkan segalanya, apalagi profesi yang digelutinya. Melainkan justru saling melengkapi, karena di saat-saat pikiran pada titik puncak kejenuhan, dari dunia burung-burung itulah yang kemudian punya andil atau inspiratif membuka kebuntuan.

“terus terang di gantangan lomba selama ini cenderung menambah paseduluran. Kita bisa ngakak dalam ketegangan. Sehingga pikiran fresh, dan saat kembali menghadapi rutinitas kerja profesi sangat terasa plong,” aku Ary yang sejumlah burungnya sering memenangi lomba maupun latber dan latpres burung berkicau di wilayah DIY.

Salah satu burung cucak ijo miliknya berjuluk ‘Marques’ baru-baru ini meraih juara 1 dan nyaris menang nyeri di event Latpres Gantangan Penny Jaya SF. Kerja Marques memang ciamik, volume tembus dan gaya ngentrok jambul selalu dipertunjukan membuat keder pesainya.

Ditambah isian yang lumayan komplit, tampilan Marques tak terbendung di jalur jawara beberapa kali event. Ketika memenangi lomba di Penny Jaya SF, Marques sontak sempat hendak dipinang belasan juta rupiah. Tapi sang anak, Rama, langsung menolak karena merasa masih perlu menjajal gacoan handal tersebut di event yang lebih besar. (Ujc)


share on: