Yogyapos.com (YOGYA) - Lantaran tak kunjung memperoleh izin dari pihak Keraton Yogyakarta serta aparat kepolisian, acara Muslim United#2 (MU#2) pun akhirnya pindah ke Masjid Jogokariyan dari tanggal 12-13 Oktober.
Dewan Takmir Masjid Jogokariyan, Muh Jazir dikonfirmasi yogyapos.com Sabtu (12/10) membenarkan jika MU#2 berpindah ke Masjid Jogokariyan. “Iya sudah fix pindah kesini. Langkah ini ditempuh setelah pihak panitia berdialog dengan Kapolda DIY pada Jumat (11/10) malam.
Pada intinya Kapolda mengatakan, pihaknya merespon langkah Keraton Yogyakarta yang tidak mengijinkan acara itu berlangsung di Masjid Gedhe Kauman. Pihak apparat akan mengambil tindakan jika acara tersebut tetap digelar di Masjid Gedhe Kauman tanpa izin,” kata Jazir.
Lanjut Jazir, dalam dialog tersebut Pak Ahmad Dofiri mengingatkan panitia MU#2 untuk menghormati keputusan Ngarso Dalem (Sultan HB X). Dialog berjalan cair dan akhirnya win-win soluton, sepakat untuk pindah ke Masjid Jogokariyan.
Sementara itu Presidium Forum Ukhuwan Islamiyah (FUI) DIY, HM Syukri Fadholi menjelaskan tentang kronologis penolakan izin dari pihak Keraton Yogykarta terkait acara Muslim United #2 yang dihelat di masjid Gedhe Kauman.
Menurut Syukri, pada tanggal 5 Oktober pihak panitia mengajukan permohonan izin kepada pihak Keraton. Permohonan tersebut pun disetujui oleh KGPH Hadiwinoto untuk menggunakan Alun-alun Utara. Namun akhirnya surat izin itu dicabut.
“Kami menduga pihak Keraton dapat informasi yang salah soal acara tersebut. Banyak informasi yang berseliweran jika acara MU#2 menghadirkan sejumlah ustad atau pun da’i yang berpaham radikal. Itu salah besar. Tuduhan tersebut tak beralasan,” ujar Syukri Fadholi. (Dol)
