Nasgor Sarjana, Rasa adalah Segalanya

share on:
Ketiga sahabat karib ini optimis dengan lini usaha kuliner yang digeluti || YP/Ist

Yogyapos.com (YOGYA) - Yogaswara, Dwi Saputro dan Yustinus Prabowo jeli dalam memanfaatkan peluang. Ketika remaja seusianya pasca menjadi sarjana lalu mencari kerja. Namun ketiga pemuda ini memilih membuka usaha kuliner ‘Nasgor Sarjana’. Dari brandnya sangat beda dan unik.

Yogaswara adalah lulusan UGM Teknologi Industri Pertanian. Sedangkan Dwi Saputro merupakan sarjana Agribisnis UPN. Sedangkan tinggal Yustinus Prabowo masih tercatat sebagai mahasiswa UPN Agribisnis.

Ditemui yogyapos.com, Kamis (29/8) malam di warungnya, Jalan Parangtritis KM 1 (depan hotel Matahahari), Yogaswara mengatakan usaha kuliner nasi goreng ini baru digelindingkan awal Agustus lalu. “Di konsep awal kami memutar otak membuat usaha kuliner yang beda, unik, mudah diingat konsumen, dan menomorsatukan rasa. Lalu tercetuslah nasi goreng. Kenapa nasi goreng? Karena kuliner ini merupakan makanan khas Indonesia, termasuk Top 10 kukiner dunia, bisa diterima semua lidah konsumen dan dari segi biaya juga relatif terjangkau,” ujar Yogaswara yang juga seorang musisi ini.

Berbekal gerobak sederhana tiap malam hari ketiga pemuda ini mangkal di seputaran Jl Parangtritis KM 1. Biasanya mereka mangkal jam 21.00 setelah toko yang mereka tempati tutup. Sekitar subuh mereka baru tutup. Sebuah perjuangan yang layak diapresiasi. Sedangkan sore harinya, ketiga sarjana ini membuka dagangannya di daerah Kumendaman. Beranjak malam hari, baru pindah ke Jalan Parangtritis.

Dwi Saputro menambahkan, pihaknya ingin jika Nasgor Sarjana menjadi sebuah kuliner ikonik yang mengena di hati masyarakat. Untuk mencapai langkah tersebut harus menciptakan menu yang beda dengan sejumlah promo menarik dan service treatment ke konsumen.

“Kalau saya lebih mengurusi ke marketing. Yoga ke detail masakan dan rasa. Dan Yustinus perpaduan dua elemen tersebut. Tapi kami bertiga juga dituntut harus piawai soal masak dan pemasaran,” kata Dwi yang asal Sragen ini.

Sejumlah menu yang jadi andalan Nasgor Sarjana antara lain Nasgor S3 (toping sosis), Nasgor S2 (topping ayam), Nasgor S1 (toping teri), Nasgor D3 (toping telur) dan Nasgor Mahasiswa Abadi (toping sayur). Untuk harga pun relatif terjangkau. Mulai dari Rp 12.000 Rp 15.000.

Sedangkan beragam promo yang ditawarkan mulai dari makan nasgor gratis seumur hidup bagi lulusan S1 dengan IPK 4.0. Ada diskon 50% bagi konsumen yang bernama Agus. Diskon 74% bagi pembelian minimal 5 porsi dan sejumlah promo menarik lain.

Bagi Yustinus, mantap memilih langkah ini karena ingin mandiri dan enggan berpangku tangan pada orangtua. “Jiwa dagang saya tumbuh sejak kecil. Dan saat kukiah di Yogya saya ketemu dengan sahabat yang cocok dan klop soal bisnis. Mantaplah membuka Nasgor Sarjana, yang menomorsatukan rasa. Karen bagi kami, rasa adalah segalanya,” ujar Yustinus optimis. (Dol)

 

 


share on: