Yogyapos.com (BANTUL) - Pengurus Nahdlatul Ulama (NU) Pundong, Bantul, melakukan penyemprotan cairan disinfektan di masjid-masjid se-Kecamatan Pundong sebagai upaya mencegah penyebaran wabah virus Corona (Covid-19), Sabtu (21/3/2020) malam.
Virus ini telah ditetapkan Badan Kesehatan Dunia-WHO sebagai sebagai pandemi (pagebluk dunia). Merujuk corona.jogjaprov.go.id pada Sabtu (21/3/2020) sore pukul 16.00 WIB, tercatat total pasien yang sudah dites Covid-19 sebanyak 71 orang. Dari jumlah tersebut, 18 di antaranya dinyatakan negatif, 5 positif, dan 48 dalam proses uji lab.
Dari 48 PDP yang masih menunggu hasil uji lab, 1 orang dinyatakan meninggal dunia. Sedangkan, 1 dari 5 pasien yang positif corona sudah dinyatakan sembuh.
“Untuk itu kita wajib melakukan upaya pencegahan atas wabah virus corona Covid-19 yang sebarannya begetu cepat,” ungkap Ketua Tanfidziyah MWC NU Pundong, Mustafied Amna Mhi.
Diungkapkan, salah satu hal yang mesti dilakukan sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19 adalah dengan menjaga kebersihan dan melakukan disinfeksi pada benda-benda yang sering disentuh dan lokasi-lokasi yang banyak dikunjungi orang.
“Malam ini, kami akan jadwalkan penyemprotan disinfektan beberapa tempat. Dimulai di Masjid Ar-Rahmah Nglembu, kemudian Kantor MWC NU Pundong, Masjid Ar-Rohman Kantongan-Badan, Masjid Al-Munawwaroh Nglorong, Masjid Al-Jihad Colo, dan akan diteruskan di lokasi lainnya,” terangnya.
Ia juga mengimbau kepada kepada para takmir masjid, setelah selesai disemprot disinfektan, karpet-karpet yang telah digulung tidak perlu digelar kembali. Para jama’ah yang hendah sholat di masjid disarankan membawa sajadah sendiri.
Kegiatan penyemprotan disfektan ini yang diprakarsai oleh Banser GP Ansor Pundong. Dalam pelaksanaannya saling ber-sinergi dengan banyak pihak, para tokoh agama dan pemerintah, para dukuh, serta para takmir masjid se-wilayah Kecamatan Pundong.
Personel yang lakukan penyemprotan adalah para relawan yang kebanyakan berasal dari anggota Banser Pundong. Sedangkan bahan-bahan disinfektan didapatkan dari Pengurus Wilayah (PW) Ansor Yogyakarta.
“Sebelumnya kami telah mendapat informasi bahwa PW Ansor menyediakan cairan disinfektan untuk cegah penyebaran virus Corona. Bagi pengurus Ansor tingkat desa atau kecamatan yang siap melakukan penyemprotan di tempat-tempat umum, silakan ajukan diri dan boleh mengambilnya.” kata Achat Farmadi, Ketua GP Ansor Pundong
“Kami pun koordiansi dengan kawan-kawan Banser, baik lewat telepon atau kirim pesan WA (whatsapp). Berkontak juga dengan Pimpinan NU Pundong dan tokoh-tokoh desa di Pundong. Setelah koordinasi dirasa siap, kami meluncur mengambil cairan disinfektan ke Kantor Ansor Yogyakarta pada Sabtu sore tadi, dan kemudian tiba di Pundong sekitar Mahgrib.”
“Bahan dan peralatan langsung kami siapkan, dan setelah Isya kami mulai lakukan penyemprotan di masjid dan mushola yang sudah ditentukan.” Ujar lanjut Achat Farmadi
Menurut Ketua Program LazisNU Pundong, Jarot Mujikaryanto, yang ikut melibatkan diri dalam kegiatan ini, beliau mengatakan bahwa tujuan utama kegiatan ini untuk mensterilkan masjid sebagai tempat publik yang banyak dikunjungi oarang. Itu semua dilakukan sebagai upaya pencegahan kemungkinan penyebaran Covid -1).
Sementara itu, Staf EkBang (ekonomi Pembangunan) Desa Panjangrejo, Agus Dwiantara mengatakan bahwa lokasi yang dijadikan sasaran penyemprotan disinfektan adalah terutama di tempat-tempat yang sering menjadi tempat berkumpul orang, yaitu area perkantoran dan tempat ibadah.
“Dari koordinasi yang ada, untuk malam ini yang siap dilakukan penyemprotan disinfektan adalah di lokasi masjid-masjid, maka lokasi-lokasi itu yang kami dahulukan,” ujar Agus Dwiantara
“Karena waktu sudah larut malam, dan teman-teman relawan sudah lelah. Kami mencukupkan diri untuk istirahat. Hari besok, kami akan lanjutkan kembali penyemprotan disinfektan,” pungkas Jarot. (Markaban Anwar)
