Yogyapos.com (BANTUL) - Ketua Takmir Masjid Kamaluddin Krapyak Wetan, Panggungharjo, Sewon, Bantul, Ridwanul Musthofa MPd, mengatakan masjid bukan hanya tempat melaksanakan ibadah mahdah saja seperti shalat, pengajian, dan sebagainya. Lebih dari itu, masjid berfungsi pula sebagai tempat menyelenggarakan ibadah ghairu mahdah misalnya belajar, bermusyawarah, atau tempat berkumpulnya masyarakat melakukan berbagai macam kegiatan.
Gambus Al Azka || YP-Mufti
Hal tersebut disampaikan Ridwanul Musthofa kepada yogyapos.com, Sabtu (30/07/2022), di halaman masjid setempat, dalam rangkaian kegiatan memperingati Tahun Baru Islam 1 Muharam 1444 Hijriah sekaligus hari lahir Masjid Kamaluddin ke-17. Dia mengungkapkan, pada even bertema “Dengan Semangat Hijrah untuk Kebersamaan Umat, Bersama Memakmurkan Masjid’ pihaknya menggelar sejumlah kegiatan di antaranya: mujahadah dan doa bersama, saresehan, karnaval 1 Muharam, kuliner gratis bagi jamaah, serta pentas hiburan.
“Mujahadah dan doa bersama sudah terlaksana tadi malam, Jumat (29/07/2022), sedangkan karnavalnya pagi ini, Sabtu (30/07/2022), yang diikuti pengurus takmir bersama ratusan jamaah. Ada kuliner gratis dan hiburan gambus musik islami Al Azka Yogyakarta”, ujar Ridwan.
Sebagian pengurus Masjid Kamaluddin || YP-Mufti
Dia menambahkan, hari lahir Masjid Kamaluddin bertepatan dengan 1 Muharam. Maka, tahun baru hijriah merupakan momentum istimewa, semarak, dan meriah karena menjadi pengingat hari lahirnya Masjid Kamaluddin. Setiap tahun pengurus takmir menggelar berbagai kegiatan untuk para jamaah.
“Tahun ini Masjid Kamaluddin memasuki usia ke-17. Kata orang sweet seventeen. Tentu harus lebih menarik serta bisa memberikan pelayanan terbaik kepada jamaah,” terangnya.
Ketua takmir yang sering disapa Pak Ujang ini memaparkan bahwa Kamaluddin termasuk salah satu masjid berperadaban. Itu tidak terlepas dari upaya Masjid Kamaluddin mengikuti perkembangan zaman yang serba digital online berbasis internet. Media promosi online saat ini meliputi website, facebook, instagram, Kamaluddin TV (YouTube), dan radio Kalimosodo FM.
Ia mendorong jamaah dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi. Jamaah mesti melek digital, mulai anak-anak sampai orangtua sehingga mereka mampu mengakses informasi, pengetahuan, maupun kegiatan-kegiatan masjid melalui media tersebut.
“Masjid Kamaluddin juga terbuka bagi seluruh lapisan masyarakat apabila mau menyelenggarakan musyawarah atau kegiatan di masjid. Selain ibadah mahdah, yang ghairu mahdah perlu ditingkatkan. Itulah yang kami maksud sebagai masjid berperadaban secara keseluruhan,” papar pak Ujang.
Jamaah terhibur menyaksikan aksi panggung Orkes Gambus Al Azka || YP-Mufti
Di samping sering menggelar berbagai kegiatan dan menyediakan fasilitas bagi para jamaah, Masjid Kamaluddin pun telah memiliki beberapa unit usaha yaitu air minum isi ulang yang sudah berjalan selama kurang lebih satu tahun. Kemudian usaha pembuatan peci lurik Kamaluddin, baru diluncurkan sejak bulan Ramadhan kemarin.
“Semua milik jamaah dan dikelola oleh jamaah. Insyaallah, ke depan pengurus takmir berupaya memberdayakan serta mengelola potensi keterampilan yang dimiliki para jamaah agar bisa menjadi unit usaha Masjid Kamaluddin,” pungkasnya. (Mufti)
