PANGDAM IV/DIPONEGORO : Netralitas TNI Menentukan Keberhasilan Pemilu

share on:
Danrindam IV/Diponegoro sekaligus Wakil Komandan Latihan PAM Pemilu 2019, Kolonel Inf Amrin Ibrahim, periksa apel gabungan TNI dan Polri di Lapangan Sapta Marga Yonif 403/WP Kentungan, Yogyakarta | YP/Affan

Yogyapos.com  (YOGYA) - Dalam rangka kesiapan pelaksanaan latihan pengamanan Pemilihan Umum (Pemilu) Legislatif dan Presiden tahun 2019,

Korem 072/Pamungkas Kodam IV/Diponegoro menggelar apel gabungan TNI dan Polri, di Lapangan Sapta Marga  Yonif 403/WP Kentungan, Yogyakarta, rabu (30/1/2019). Latihan Pengamanan Pemilu itu dilaksanakan sejak 30 Januari 2019 sampai 10 Pebruari 2019.

Danrindam IV/Diponegoro sekaligus menjabat Wakil Komandan Latihan PAM Pemilu 2019, Kolonel Inf Amrin Ibrahim ketika membacakan amanat Pangdam IV/Diponegoro mengatakan, melalui latihan ini diharapkan seluruh unsur pimpinan mengerti apa yang harus diperbuat. Sehingga tidak menyalahi aturan yang ada.

Pangdam menegaskan, netralitas TNI dalam menghadapi Pemilu tahun 2019 adalah salah satu kunci yang akan menentukan keberhasilan Pemilu, khususnya di bidang pengamanan. TNI dan Polri, seperti dikatakan Kolonel Inf Amrin Ibrahim harus mampu menunjukkan komitmen yang kuat dalam membangun dan mewujudkan sinergitas.

"Agar dalam pelaksanaan tugas dapat dicapai kesuksesan sehingga keamanan dan keutuhan NKRI tetap terjaga," papar Kolonel Inf Amrin Ibrahim, yang menambahkan hal itu penting agar dalam pelaksanaan pengamanan terjadi sinkronisasi dan saling memahami tugas masing-masing serta tidak terjadi benturan antarsesama aparat di lapangan.

Pangdam memberikan beberapa penekanan yang harus dipedomani dan dilaksanakan, di antaranya selalu pegang teguh komitmen netralitas TNI dalam Pemilu, ciptakan realisme dalam latihan sehingga peserta dapat memahami teknik, prosedur dan mekanisme serta sistem komando, kendali, komunikasi serta informasi pengamanan Pemilu 2019.

"Laksanakan koordinasi dan kerjasama yang baik dengan seluruh unsur terkait di wilayah masing-masing sehingga terwujud sinergitas antarinstansi dalam pengamanan Pemilu," katanya seraya berharap kepada para pelaku atau peserta latihan untuk mengikuti latihan itu dengan sungguh-sungguh dan penuh rasa tanggung jawab sesuai dengan mekanisme yang telah ditentukan.

Selain itu menjaga keamanan, baik personel maupun materiil selama melaksanakan latihan. "Dan hindari segala perbuatan yang dapat merusak citra prajurit Diponegoro," tandas Kolonel Inf Amrin Ibrahim. Pada kesempatan itu, Kolonel Inf Amrin Ibrahim berharap pula untuk mengadakan evaluasi kegiatan. "Sehingga segala kekurangan dapat  segera dibenahi dan dilatihkan kembali sampai benar-benar dipahami serta dikuasai," ujar Kolonel Inf Amrin Ibrahim. (Afn)

 

 

 

 

 

 

 


share on: