Yogyapos.com (YOGYA) - Panitia Peringatan Satu Abad Taman Siswa akan menggelar diskusi virtual ‘Menemu-Kenali Ajaran Ki Hadjar Dewantara’ yang terkenal dengan sesantinya Neng Ning Nung Nang, pada Minggu (2/5/2021).
Ketua pantia, Sugit Sugito, mengatakan Neng Ning Nung Nang merupakan yang ditinggalkan Ki Hadjar. Dalam diam (meneng) akan mendapatkan ketajaman nurani (wening) akan dimampukan (kasinungan) untuk mendapatkan kemenangan (menang). Spirit ajaran yang mengedepabkan etos dan etis. Dalam dinamika pembagunan karakter. Pendidikan merupakan dasar bagi terbentuknya karakter anak bangsa, yang kelak akan menjadi penerus keberadaan negri Indonesia.
Ki Hadjar Dewantar dengan Taman Siswa telah meletakan dasar pendidikan yang berkebudayaan. Menemu kenali ajaran Ki Hadjar untuk ‘mengkinikan’ dengan kebudayaan pada masa kekinian menjadi penting.
“Panitia satu abad Taman Siswa memanggil seluruh elemen bangsa untuk terlibat dengan segala ide dan gagasan dalam rangka untuk membangun bangsa. Sigit Sugito sebagai salah satu pengagas peringatan satu abad Taman Siswa akan menyelengarakan diskusi zoom tersebut,” katanya, Jumat (30/4/2021).
Diskusi akan diikuti oleh berbagai tokoh yang menaruh keprihatinan terhadap kondisi bangsa yang penuh dengan intrik sehingga lupa akan jati diri bangsa. Menghadirkan pembicara Prof Dr Edy Suandi Hamid MEc(Rektor UWM), Prof Purwo Santoso (Rektor UNU), Prof Supriyaka (Direktur Pasca Sarjana UST) dan Dr Saryana MSi (Rektor UGK).
“Setiap tanggal 2 Mei, seluruh warga negara Indonesia selalu memperingati Hari Pendidikan Nasional yang disingkat Hardiknas. Penentuan tanggal 2 Mei sebagai Hari Pendidikan Nasional, merupakan penghormatan pemerintah kepada tokoh bangsa yang telah meletakan dasar pendidikan di negri ini,” jelasnya. (*/Met)
