Paranormal Safrudin Tamar SH Sedang Membangun 'Padepokan Semar', Ini Tujuannya

share on:
Safrudin Tamar SH saat berada di kediamannya di Banyuurip, Jatimulyo, Dlingo, Bantul, DIY || YP-Eko Purwono

Yogyapos.com (BANTUL) - Safrudin Tamar SH, seorang paranormal dan ahli metafisika saat ini sedang mendirikan sebuah bangunan padepokan yang dinamai "Padepokan Semar" di area kediamannya di Dusun Banyuurip, Kalurahan Jatimulyo, Kapanewon Dlingo, Kabupaten Bantul, DIY. 

Menurut pria 46 tahun ini, tujuan dibangun Padepokan Semar adalah sebagai sarana untuk bersilaturahmi, konsultasi, dan komunikasi dengan masyarakat yang membutuhkan. Dirinya merupakan pengasuh di padepokan tersebut. 

BACA JUGA: Haul ke-17 Pak Harto, Ada 'Blessing Smile' dan Doa Bersama di Monjali

“Ya tujuannya untuk menolong warga yang sedang berikhtiar sedang punya hajat. Menolong orang lain juga merupakan bentuk ibadah yang dapat mendekatkan diri kepada Sang Pencipta,” kata Tamar saat berbincang dengan yogyapos.com, Senin (27/1/2025). 

Penamaan bangunan dengan mencuplik salah satu tokoh utama dalam Punokawan pewayangan Jawa, yakni Semar, bukan tanpa alasan, hal ini mencerminkan sosok yang bijaksana, rendah hati, dan jujur. Semar juga dikenal sebagai penasihat dan pengasuh para ksatria. Setidaknya ada 12 patung Semar yang telah terpasang. 

“Diantara bangunan kami dirikan patung tokoh wayang Semar, maknanya perewangan ada simbol Semar, pendanaan pembangunan sebagian dibantu sama para tamu sudah berhasil,” ujar putra kelahiran Dlingo ini. 

BACA JUGA: Advokat Susanto SH: Hukum Alat Mencapai Keadilan, Asalkan Penerapannya Disertai Integritas

Pria ini tercatat sebagai cucu keturunan dari Ki Narto Wiryo, merupakan salah satu sesepuh Abdi Dalem Keraton Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat pada tahun 1980. “Sudah ada dawuh dari almarhum simbah Ki Narto Wiryo dan diwariskan kepada saya,” tuturnya. 

BACA JUGA: Kabar Terbaru Pengusutan Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman, Begini Penjelasannya

Baru-baru ini, dirinya kedatangan tamu, seorang perempuan dari Pontianak, Kalimantan Barat dan pria dari Kabupaten Jombang Jawa Timur. Mereka sekedar berkonsultasi seputar problematika kehidupan. Ada juga sejumlah tamu yang berasal dari Jakarta dan Daerah Istimewa Yogyakarta. 

“Baru saja tadi ada tamu Pontianak minta doa untuk merukunkan dengan suami yang pergi. Dari Jombang berharap agar usaha bertambah berkembang, tadi pagi meraka baru saja pulang, “ungkapnya. 

BACA JUGA: Tim All-Starts Kudus Juara MilkLife Soccer Challenge, Perkasa di Setiap Laga

Selama ini ia tak menawarkan jasa ilmu supranatural yang dimilikinya, tujuannya hanya untuk membantu sesama. Bahkan imu atau kemampuan bukan didapat dengan cara membeli kepada siapapun, dirinya mengaku hanya melakoni dan berperilaku amanah atas apa yang menjadi titipan dari Tuhan Yang Maha Esa. 

“Intinya kami hanya menolong kepada siapapun yang membutuhkan, semuanya kembali kepada Sang Pencipta Tuhan YME,” pungkasnya. (Opo) 

 

 

 


share on: