Pasar Tradisional di Bantul Mulai Ramai, Pemkab Upayakan Ketersediaan Sembako

share on:
Pasar Niten Bantul || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (DKUKMPP) mengupayakan ketersediaan sembilan bahan pokok (sembako) di pasaran serta ridak terjadi lonjakan harga.

“Untuk upaya itu maka kami telah monitoring dan komunikasi ke sejumlah distributor bahan kebutuhan pokok. Langkah ini dilakukan guna mengetahui kondisinya agar di tingkat pedagang dan pasar stoknya aman,” kata Kepala DKUKMPP Kabupaten Bantul, Agus Sulistiyono, Rabu (12/4/2023).

Kepala DKUKMPP Kabupaten Bantul, Agus Sulistiyono || YP-Supardi

Distributor yang telah disambangi dan stok daganganna aman yaitu distributor bawang merah, bawang putih di Sanden dan distrbutor beras di Gilangharjo. Pihak distributor juga menyatakan siap mensuplai dagangan ke para pedagang.

“Selain itu kami bekerjasama dengan DKUKMPP DIY melakukan pasar murah atau Pasar Lebaran di DKUKMPP DIY pada 11 April yang lalu,” katanya.

Pada kesempatan tersebut para pembeli dan pemasok dagangannya sebagian berasal dari Bantul sehingga eksesnya juga sampai ke Bantul.

Berdasarkan pemantauan di pasar tradisional di Bantul akrivitasnya masih normal namun kepadatan pengunjungnya semakin banyak mendekati Lebaran.

Harga beras berkisar Rp 11.000 hingga Rp 12.000 per kg. Gula pasir Rp 13.000 per kg. Daging ayam potong Rp 30.000 per kg dan telur lehorn Rp 24.000 per kg. (Spd)

 


share on: