Yogyapos.com (BANTUL) - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) Kabupaten Bantul menggelar workshop unit layanan disabilitas bidang ketenagakerjaan, di Pendapa Rumah Dinas Bupati Trirenggo Bantul, Kamis (18/8/2022).
Acara yang dibuka oleh Bupati Bantul H Abdul Halim Muslih ini diikuti oleh 50 disabelitas dan 16 perusahaan di Bantul. Ini sebagai upaya agar bisa menciptakan lapangan kerja dan mempekerjakan para panyandang disabelitas di perusahaan swasta dan lembaga pemerintah.
“Workshop bertujuan untuk mempertemukan, mengkomunikasikan dan menginteraksikan antara disabel (calon naker) dengan perusahaan (mempekerjakan naker). Sehingga disabel mendapatkan peluang untuk bekerja,” ujar Kepala Disnakertran Bantul, Istirul Widhilastuti, disela acara.
Selain workshop, Disnakertran juga melakukan sosialisasi tentang ketenagakerjaan bagi disabel hingga ke tingkat Kecamatan/Desa. Langkah ini dilakukan untuk mengimplementasikan Undang-undang Ketegakerjaan dan Permenaker tentang ketenagakerjaan khususnya terkait disabelitas. Isinya bahwa perusahaan wajib mempekerjakan 1 persen disabel dari jumlah nakernya. Sedangkan bagi instansi pemerintah dua persennya.
“Melalui workshop diyakini akan terjadi interaksi dan komunikasi positif yang arahnya memudahkan dan membuka peluang agar disabel mendapatkan pekerjaan,” sambunnya.
Sementara itu, Bupati Bantul H.Abdul Halim Mislih, mengatakan workshop merupakan langkah positif dan bagian dari visi dan misi Pemkab Bantul dalam hal mengatasi masalah sosial.
“Melalui kesempatan ini kebutuhan ketenagakerjaan bisa terpenuhi. Para disabel juga bisa bekerja,” kata Abdul Halim.
Hadir dalam kesempatan ini para disabel dan pengurusnya dari lembaga atau organisasi disabel. (Spd)
