Yogyapos.com (SLEMAN) - Sekolah Luar Biasa (SLB) C Wiyata Dharma (Widhar) 2 Sleman menerima kunjungan rombongan siswa-siswi dari Stedelijk College of Eindhoven The Hetherlands Belanda dan SMAN 8 Yogyakarta, Rabu (8/2/2023).
Rombongan pertukaran pelajar yang dikoordinir oleh Bunga Melati Educational Experiences tersebut diterima langsung oleh Kepala Sekolah SLB C Wiyata Dharma 2 Sleman, Budi Sudarini SPd MPd, di area sekolah yang terletak di Padukuhan Plumbon Lor Kalurahan Mororejo Kapanewon Tempel.
BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-kapolsek-imogiri-kompol-suharno-dua-pekan-ungkap-tiga-kasus--9659
“Ini merupakan kunjungan silaturahmi dari pertukaran pelajar antara sekolah di Belanda dengan SMA 8 Yogyakarta. Mereka memberikan bantuan yang kita inginkan, terutama di bidang pertanian mereka memberikan bantuan bibit siap tanah dan fasilitas untuk kegiatan kesenian,” kata Budi Sudarini.
Foto bersama saling menunjukan bendera negara dan sekolah || YP-Eko Purwono
Rombongan berbaur dengan siswa-siswi berkebutuhan khusus melakukan kegiatan pembelajaran bersama. Diantaranya olah raga bersama, kelompok pertanian melakukan bercocok tanam dan dibuka pula kelas membatik. Dirinya berharap anak-anak SLB C Wiyata Dharma 2 Sleman makin muncul rasa percaya dirinya.
“Ini kunjungan yang baru pertama kali. Semoga kegiatan ini dapat memberikan oleh-oleh kesan indah yang sangat bermanfaat selama melakukan pembelajaran di sekolah ini, semoga kegiatan ini dapat dilanjutkan pada tahun mendatang,” tuturnya.
Owner Bunga Melati Educational Experiences, Melati Slaats mengungkapkan rasa haru, disebutkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian program sosial diikuti sebanyak 15 siswa dari Belanda dan 15 pelajar berasal dari SMA 8 Yogyakarta salah satunya dengan berkolaborasi dengan SLB C Wiyata Dharma 2 Sleman.
Merasa nyaman dan bersahabat, siswi SLB C Widhar 2 Sleman melukis bersama pelajar asal Belanda || YP-Eko Purwono
“Harapanya dengan kegiatan ini anak-anak bisa berkomunikasi, memperkenalkan diri dan memahami sekolah yang dikunjungi dan menumbuhkan rasa kesenangan dan kebahagiaan,” kata Melati Slaats.
Sementara itu, Ny Agnes orang tua siswa bernama Aya dari SMA 8 Yogyakarta merasa bangga salah satu putrinya dapat bergabung dalam program pertukaran pelajar untuk mengunjungi sekolah untuk sahabat-sahabat yang berkebutuhan khusus.
“Program ini sangat bagus untuk anak, bisa melihat dan merasakan dan berbaur dengan anak-anak berkebutuhan khusus di sekolah ini, bahwa mereka perlu dibantu dan disayang serta diakui keberadaanya di tengah masyarakat,” tuturnya. (Opo)
