Yogyapos.com (BANTUL) - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun 2022 untuk Wilayah Kabupaten Bantul mampu menghemat biaya Rp 37.950.000.
“Jika dikerjakan melalui diborongkan menghabiskan anggaran Rp 382.950.000. Dikerjakan dengan TMMD Sengkuyung kali ini hanya menelan biaya Rp 345.000.000,” demikian Pasiter Kodim 0729 Bantul selaku Kepala Proyek TMMMD Sengkuyung Tahap III Tahun 2022, Kapten Inf Berhen Suncoko atas nam Dandim, dalam laporannya pada penutupan TMMD ini, di Lapangan Girirejo Imogiri Bantul, Rabu (9/11/2022).
Bahwa TMMD ini berlokasi di Dusun Tegalrejo Girirejo Kapanewon Imogiri. Waktu pelaksanaan 11 Oktober hingga 9 Nopember 2022.
Sasaran fisik berupa corblok jalan panjangnya 447 meter, lebar 3 meter dan tebalnya 12 cenimeter. Pembuatan talut panjangnya 84 meter dan tinggi 2 meter. Selain itu membangun Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) I unit dan rehab MCK 1 unit.
Sedangkan yang non fisik meliputi bidang bela negara, hukum dan kamtibmas, kesehatan meliputi stunting, posyandu dan Posbindu, Bidang penyuluhan pemberdayaan masyarakat dan penyuluhan tentang penyakit mulut dan kuku/PMK. Tentang tenaga yang diterjunkan ada sekitar 115 dari unsur TNI, Polri, Pemda, Linmas dan masyarakat
Pada penutupan TMMD ini juga dilakukan penandatanganan dan serah terima hasil pengerjaan dilakukan oleh Komandan Kodim 0729 Bantul, Letkol Inf Arif Hermat kepada Bupati Kabupaten ini H.Abdul Halim Muslih disaksikan oleh Kasrem 072/Pamungkas Kol Inf, Hutman Maratua Gurning SIP.
Bupati Abdul Halim Muslih, mengatakan TMMD dibutuhkan oleh Pemerintah dan masyarakat Bantul untuk membangun wilayah ini.
Sementara itu, Letkol Inf Arif Hermat, mengatakan TMMD merupakan salah satu cara untuk kemanunggalan TNI dengan rakyat/masyarakat melalui sasaran pembagunan fisik dan non fisik. (Spd)
