Pelukis Kaligrafi H Syaiful Adnan Lakukan 'Dzikir' Visual di Tengah Pandemi

share on:
H Syaiful Adnan di 'Rumah Kaligrafi Syaiful Adnan' Jalan Ngasem Yogyakarta || YP-Mustofa W Hasyim

Yogyapos.com (YOGYA) - Bagi pelukis kaligrafi berkaliber internasional seperti Syaiful Adnan tidak ada kata menyerah. Di tengah suasana pandemi Coronavirus ini dia justru makin kreatif. Kesempatan merenungkan makna ayat-ayat suci Al-Qur'an kemudian menuangkan hasil renungan itu ke atas kanvas dalam bentuk karya kaligrafi makin luas. Lukisannya makin bermakna.

"Saya menjadi lebih khusyuk dalam melukis. Sebab bagi saya melukis kaligrafi adalah dzikir visual," kata lelaki berusia 63 tahun ini di Rumah Kaligrafi H Syaiful Adnan Jl Ngasem 40 Yogyakarta, Kamis (9/7/2020).

Rumah Kaligrafi ini baru saja dibuka dan diresmikan tanpa peresmian yang resmi. Hanya keluarga dan para sahabat yang meresmikan dengan menorehkan tanda tangan di kanvas putih yang dia siapkan di dalam rumah kaligrafi ini.

Di dalam rumah kaligrafi yang mungil dan bersih ini dipasang karya kaligrafi dua dimensi dengan berbagai ukuran. "Di sini juga kami tampilkan karya kaligrafi tiga dimensi karya Risful," katanya.

Salah satu karya kaligrafi tiga dimensi itu melambangkan lafal Allah yang diberi corak batik. "Agar ada suasana Yogya," tambahnya.

Kemarin Rumah Kaligrafi Syaiful Adnan mendapat kunjungan Ketua Lembaga Seni Budaya PP Muhammadiyah  Drs Syukiyanto MHum. "Saya menyambut baik hadirnya Rumah Kaligrafi ini. Semoga bisa memperkuat dan memperkaya dunia seni rupa di Yogya dan Indonesia," kata Pak Syukriyanto.

Syaiful menegaskan, karya kaligrafi tiga dimensi yang dibuatnya ini berdasarkan pengalaman dan perjalanan spiritual dirinya selama ini."

“Ini karya ekspresi pengalaman perjalanan spiritual bapak,” kata perupa Risful yang menantu Syaiful Adnan menambahkan. (Mustofa W Hasyim)

 


share on: