Pemerintah Buka Pendaftaran Kartu Prakerja bagi Masyarakat

share on:
Prorgam Kartu Prakerja bagi masyarakat || YP/Ilustrasi/Ist

Yogyapos.com (JAKARTA) - Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian membuka pendaftaran Program Kartu Prakerja tahap pertama bagi masyarakat. Kartu Prakerja adalah sebuah program bantuan biaya pelatihan dan insentif bagi para pekerja, pencari kerja, serta pelaku usaha mikro dan kecil terdampak pandemi Covid-19 yang mengalami penurunan pendapatan hingga kehilangan pekerjaan. 

Menteri Koordinator (Menko) BIdang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan Kartu Prakerja diharapkan mampu meningkatkan kompetensi, produktivitas, dan daya saing angkatan kerja. Kartu Prakerja juga bisa meringankan biaya hidup akibat pandemi melanda tanah air.

“Sampai akhir 2020 direncanakan akan ada lebih dari 30 gelombang pendaftaran. Dan total anggaran disediakan oleh pemerintah tahun ini sebesar Rp 20 triliun,” ungkap Menko Airlangga melalui siaran pers No. HM.4.6/45/SET.M.EKON.2.3/04/2020 yang diterima yogyapos.com, Minggu (12/4/2020) siang.

Menko menjelaskan persyaratan utama bagi peserta Program Kartu Prakerja adalah Warga Negara Indonesia (WNI) berusia di atas 18 tahun serta tidak sedang mengikuti pendidikan formal. Sedangkan pendaftarannya sendiri terdiri dari tiga tahap.

Pertama, calon peserta atau pendaftar membuat akun Prakerja di situs www.prakerja.go.id, lalu pendaftar memasukkan biodata, seperti nama, tempat/tanggal lahir, Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan sebagainya. Data yang masuk nantinya diverifikasi oleh Kementerian/Lembaga terkait.

Kedua, pendaftar mengikuti tes motivasi dan kemampuan dasar selama kurang lebih 15 menit. Dan ketiga, pendaftar bergabung di gelombang pendaftaran yang sedang dibuka saat itu.

“Setiap minggunya, mulai 11 April sampai minggu ke-4 November 2020 mendatang siap dibuka kuota bagi sekitar 164 ribu peserta. Gelombang pertama ini, pendaftaran dibuka hingga Kamis, 16 April 2020, pukul 16.00 WIB,” lanjut Menteri.

Pendaftaran dapat dilakukan setiap saat, 24 jam 7 hari seminggu. Kemudian pengumuman peserta yang lolos pada gelombang pertama diumumkan 17 April 2020. Jika belum berhasil diterima pada gelombang pertama, maka pendaftar boleh bergabung di gelombang berikutnya.

Pemerintah Daerah (Pemda) melalui Dinas Tenaga Kerja, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Pariwisata, Dinas Koperasi UKM siap membantu. Selain memberikan pendampingan, dinas tersebut juga membantu meyediakan beberapa komputer bagi masyarakat di tempat yang sudah ditentukan Pemda.

“Dalam masa pandemi Covid-19 ini, baru tersedia pelatihan online. Ke depan, setelah kondisi normal pelatihan juga dilakukan melalui tatap muka (offline). Bantuan pelatihan lewat Kartu Prakerja ini hanya diberikan satu kali pada satu orang supaya manfaatnya lebih banyak dan merata,” ujar Menko Airlangga.

Menko juga memaparkan, peserta yang menerima Kartu Prakerja akan diberitahu melalui email dan/atau SMS. Kartu Prakerja bukanlah kartu fisik, melainkan sebuah kode unik 16 angka yang dapat digunakan sebagai alat pembayaran pelatihan. Peserta boleh memilih pelatihan di platform digital resmi Program Kartu Prakerja yaitu: Tokopedia, Skill Academy by Ruangguru, Maubelajarapa, Bukalapak, Pintaria, Sekolahmu, Pijarmahir, dan Sisnaker.

“Setiap penerima Kartu Prakerja memperoleh paket manfaat total senilai Rp 3.550.000, terdiri dari bantuan biaya pelatihan sebesar Rp 1.000.000 guna membeli aneka pelatihan platform digital mitra dan Insentif. Insentif meliputi insentif pasca penuntasan pelatihan pertama sebesar Rp 600.000 per bulan selama 4 bulan atau total Rp 2.400.000, kemudian insentif pasca pengisian survei evaluasi sebesar Rp 50.000 per survei untuk 3 kali sehingga menjadi Rp 150.000,” terang Menteri.

Peserta bisa mengambil pelatihan selanjutnya kalau sudah menuntaskan pelatihan pertamanya. Sementara bantuan akan hangus apabila dalam waktu 30 hari sejak ditetapkan sebagai penerima, peserta belum menggunakan Kartu Prakerja untuk pelatihan pertamanya. Sisa bantuan biaya pelatihan setelah pelatihan pertama dapat dipakai lagi membeli modul pelatihan berikutnya hingga 31 Desember 2020 mendatang.

Masyarakat yang belum jelas dipersilakan langsung menghubungi saluran komunikasi resmi berikut ini. Website: https://www.prakerja.go.id, email: [email protected], Instagram: @prakerja.go.id, atau langsung di Call Center: 021-25541246 setiap hari pada jam kerja Senin-Jumat pukul 08.00-19.00 WIB. (*/Muf)


share on: