Pemkab Sleman - Blitar Jalin Kerjsama Pengendalian Inflasi dan Pengembangan Perekonomian

share on:

Yogyapos.com ( SLEMAN) – Pemerintah Kabupaten Sleman jalin kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Blitar terkait pengedalian inflansi daerah serta untuk mengembangkan perekonomian.

Kerjasama ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman yang dilakukan secara langsung oleh Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo dengan Bupati Blitar Rini Syarifah, di Pendapa Rumah Dinas Bupati Sleman, Kamis (9/3/2023).

Kepala Bagian Perekonomian dan Sumber Daya Alam Kabupaten Sleman, Suyanto mengungkapkan, Tim Pengendalian Inflansi Daerah (TPID) Kabupaten Sleman terus melakukan pengendalian terhadap kenaikan harga komoditas, salah satunya komoditas program yang memiliki andil dalam kenaikan inflansi daerah.

“Dalam rangka memenuhi kebutuhan bahan pokok berupa telur ayam ras di Kabupaten Sleman. Kabupaten Sleman melalui PT Pangan Surya Makmur telah melakukan kerjasama pemenuhan telur ayam ras dengan Kabupaten Blitar melalui PT Cahaya Gemilang Farm dan Koperasi Produsen Peternak Maju Berdaya,” jelas Suyanto.

Suyanto menyampaikan, Kabupaten Blitar setiap minggu telah mengirimkan 10 ton telur ayam ras ke Kabupaten Sleman sejak bulan September 2022. Kesepakatan bersama ini nantinya berlaku dalan jangka waktu 3 tahun dan dapat diperbaruhi atas kepesepakatan kedua belah pihak yakni Pemkab Sleman dan Pemkab Blitar. 

Kustini mengatakan kerjasama dengan Pemkab Blitar pada tahun 2023 ini, dalam rangka pengendalian inflasi daerah khususnya untuk pemenuhan komoditas telur bagi Kabupaten Sleman.

“Sleman sebagai daerah yang menopang jumlah penduduk tinggi melalui kerjasama ini diharapkan dapat memberi manfaat bagi masyarakat di Sleman dan Blitar,” katanya. 

Ia berharap kerjasama antara Pemkab Sleman dengan Pemkab Blitar dapat menjadi kolaborasi positif dan dapat saling dapat meningkatkan perekonomian antar wilayah. “Kedepan saya juga berharap agar kesepakatan ini terus ditindak lanjuti dengan optimalisasi kerjasama dibidang lainnya,” tutur Kustini.

Sejalan dengan hal tersebut Bupati Blitar Rini Syarifah menyampaikan, Kabupaten Blitar merupakan daerah menyuplai 30 persen telur nasional karena produksi per hari telur Kabupaten Blitar mencapai 450 ton. “Dengan komoditi telur Kabupaten Blitar melimpah kami terus melakukan MoU dengan daerah lain termasuk Kabupaten Sleman dalam rangka pengendalian inflansi,” ungkap Rini.

Bupati Blitar ini juga berharap kerjasama dapat berlanjut sehingga antara Pemkab Sleman dan Pemkab Blitar dapat saling bertukar informasi dan pikiran untuk kesejahteraan masyarakat di wilayah masing-masing. (Agn)


share on: