Yogyapos.com (SLEMAN) - Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pendidikan (Disdik) resmi merapkan lima hari sekolah untuk TK sampai SMP pada tahun ajaran 2023-2024.
Bupati Sleman Kustini Sri Purnomo menyampaikan, penetapan ini berdasarkan SK Menteri Pendidikan Indonesia Nomor 23 Tahun 2017 Tentang Hari Sekolah, Pedoman Peraturan Presiden Nomor 21 Tahun 2023 tetang Hari Kerja dan Instansi Pemerintah dan Pegawai, serta Keputusan Bupati Nomor 63.3/Kep/KDH/A/2018 tentang Hari Kerja di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman.
Menurutnya kebijakan ini diambil setelah dilakukan kajian dan kedepannya tetap akan dilakukan evaluasi terkait kebijakan ini. Sembilan puluh persen orang tua menyetujuinya.
“Sebelumnya sudah dilakukan kajian baik itu mencakup teknis sekolah, sarpas, maupun SDM guru, orang tua begitu juga siswa. Namun nanti secara berkaka kita lakukan evaluasi,” jelas Kustini, di Pendopo Parasamnya Sekda Sleman, Senin (3/7/2023).
Kustini mengungkapkan, penerapan ini akan dimulai tahun ajaran ini, TK, SD dan SMP yang sebelumnya 6 hari menjadi 5 hari. Penetapan 5 hari secara serentak tahun ajaran 2023/2024 semua jenjang sekolah.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Sleman, Ery Widaryana mengatakan bulan pertama tahun pelajaran lima hari sekolah disusun untuk melaksanakan khusus kegiatan intrakurikuler sesuai beban belajar pada kurikulum sebagai penyesuaian awal. Sebelum menerapkan lima hari sekolah Dinas Pendidikan Sleman telah melakukan kajian dan hasilnya baik orang tua, sekolah hingga siswa setuju dan siap nenerapkan lima hari sekolah.
“Dari hasil survei mulai dari kepala sekolah, tenaga pendidik, orang tua murid hingga peserta didik dan hasilnya 90 persen siap menerapkan lima hari sekolah,” kata Ery.
Sekolah yang belum siap ada beberapa kendala, diantaranya belum memiliki kantin yang yang representatif. Solusinya diimbau orang tua atau wali murid peserta didik untuk membawakan bekal makan siang serta air minum. Sedangkan terkait dengan tempat ibadah yang tidak cukup menampung dalam melaksanakan sholat Jumat misalnya, mengimbau agar sekolah bekerja sama dengan tempat ibadah disekitarnya. (Agn)
