Yogyapos.com (SLEMAN) - Pemerintah Kalurahan (Pemkab) Condongcatur Kapanewon Depok sedang membangun fasilitas gedung baru berupa Rumah Gamelan di komplek kantor berdampingan dengan pendopo.
Pemkal Condongcatur mengalokasikan anggaran senilai Rp 400 juta yang bersumber dari pendapatan asli desa/kalurahan (PAD) guna merealisasikan pembangunan gedung tersebut.
BACA JUGA: Diinisiasi Ratusan Aktivis 80-90, AB-Ningrat Siap Memenangkan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar
Pengerjaan dimulai pada awal Oktober dan ditargetkan akan rampung pada akhir Desember 2023. “Saat ini sedang dibangun rumah gamelan, pembangunan dimulai awal Oktober dan diperkirakan awal Desember 2023 sudah jadi,” kata Lurah Condongcatur, H Reno Candra Sangaji SIP M IP kepada yogyapos.com, Senin (16/10/2023).
“Untuk kepentingan pembangunan menghabiskan anggaran Rp 400 juta dari pendapatan asli desa atau PAD,” imbuh Reno.
BACA JUGA: Reuni Alumni FH UJBY Gelorakan Semangat bagi Kemajuan Almamater Tercinta
Menurut dia, fasilitas ini akan difungsikan untuk meletakkan gamelan slendro pelok terbuat dari perunggu merupakan aset kalurahan Condongcatur, gamelan tersebut telah ada pada masa kepemimpinan lurah pertama Kromoredjo.
Lurah Condongcatur, Reno Candra Sangaji || YP-Eko Purwono
“Gamelan tersebut aset milik kalurahan Condongcatur dari lurah pertama Mbah Kromo, semua terbuat dari perunggu dan kayu jati, sementara ini masih di dalam gudang sehingga kami buat rumah gamelan sejajar dengan pendopo kalurahan,” jelas dia.
BACA JUGA: Bersama Relawan P-24, Anies Baswedan Tebar Benih Ikan Menabur Semangat Persatuan
Rencananya, fasilitas tersebut akan diresmikan pada saat Hari Ulang Tahun (HUT) Condongcatur pada Desember 2023 mendatang, bersamaan peresmian pendopo dan pengukuhan pengurus kelompok seni karawitan. Seluruh bangunan di komplek kantor Condongcatur dilengkapi akses bagi kaum difabel.
“Dengan harapan keberadaan rumah gamelan potensi masyarakat bisa terfasilitasi dalam hal pembinaan karawitan atau seni gamelan sejak anak hingga orang tua, tradisi dan seni tradisional di Condongcatur tetap terus dilestarikan,” harap dia. (Opo)
