Yogyapos.com (BANTUL) - Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Bantul berhasil meraih dua penghargaan sebagai lembaga peradilan inovatif dalam memberikan layanan disabilitas dan peradilan terbaik dalam hal kerjasama. Namun bertekad akan meningkatkan pelayanannya.
Penghargaan ini diberikan oleh Yayasan Sentra Advokasi Perempuan, Difabel dan Anak (SAPDA). Pengumuman penghargaan disiarkan secara daring berskala Nasional diikuti oleh 4 lingkungan peradilan dalam acara bertajuk Deseminasi Hasil Pantauan Pengadilan Inklusif Dampingan SAPDA 2022/2023, Selasa (8/8/2023).
“PA Bantul mendapat penghargaan karena memiliki inovasi antar jemput penyandang disabilitas (SIANJELITA). Sianjelita adalah Inovasi Pengadilan Agama Bantul yang kepanjangannya Siap Antar Jemput Disabilitas dan inovasi ini telah sudah berlangsung sejak 2022,” jelas Sekretaris PA Bantul, Fajar Widodo SHI.MHP, di Bantul, Kamis (10/8/2023).
Selain itu, PA Bantul selau intens membangun kerjasama dengan Lembaga-lembaga yang konsen dalam perlindungan Disabiltas, Perempuan dan Anak.
PA Bantul siap lakukan antar jemput bagi disabilitas || YP-Ist
Yayasan Sentra Advokasi Perempuan, Difabel dan Anak (SAPDA) memberikan apresiasi kepada 65 pengadilan di Indonesia yang memiliki komitmen untuk menjadi inklusif dan ramah bagi penyandang disabilitas.
Apresiasi diberikan melalui kegiatan Diseminasi Hasil Pemantauan Pengadilan Inklusif yang dilaksanakan bersama Mahkamah Agung RI dengan dukungan Pemerintah Australia melalui program Australia-Indonesia Partnership for Justice 2 (AIPJ2).
Dalam hal ink SAPDA telah melakukan pemantauan terhadap 65 pengadilan menuju inklusif, terdiri dari 21 pengadilan dari lingkungan peradilan tata usaha negara pada tahun 2021, disusul 44 pengadilan dari lingkungan peradilan umum, peradilan agama, dan peradilan militer pada tahun 2022.
Pemantauan ini dilakukan sebagai tindak lanjut pasca pendampingan teknis SAPDA kepada pengadilan berkaitan dengan penyediaan akomodasi yang layak bagi penyandang disabilitas berhadapan dengan hukum.
Sementara itu, menutut Ketua Pengadilan Agama Bantul, Ruslan Saleh SAg MH mengaharapkam penghargaan ini dapat semakin meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan terlebih layanan khusus bagi penyandang disabilitas, perempuan dan anak.
“Kiranya capaian ini juga diharapkan dapat memberikan inspirasi bagi lebih banyak pengadilan maupun lembaga penegak hukum lain untuk turut mendukung upaya pemenuhan akomodasi yang layak dan menciptakan akses keadilan yang setara bagi semua orang,” lanjunya. (Spd)
