Pentas 'Senandung Anak Wayang' September, Jabo Berharap Berikan yang Terbaik

share on:
Musisi senior Sawung Jabo didampingi Denny Dumbo || YP-Wahjudi Djaja

BERIKAN yang terbaik bagi hidup dan mampu mengekspresikan yang terbaik dari alam bawah sadar dan pemikiran kita. Berikan yang terbaik dari pergaulan dan pergulatan batin kita selama berkarya. Pergaulan batin yang dahsyat di Barock, meski secara materi mungkin dipandang kurang menguntungkan, tetap perlu disyukuri.

Demikian pesan musisi senior Sirkus Barock, Sawung Jabo, dalam perbincangan dengan yogyapos.com di Yogyakarta, Sabtu sore (20/8/22/0/2022). Jabo, demikian akrab disapa, yang selama ini tinggal di Australia, telah berada di Yogyakarta menjelang pementasan Konser Sawung Jabo & Sirkus Barock ‘Senandung Anak Wayang’. Konser akan digelar pada 18 September 2022 di Concert Hall Taman Budaya Yogyakarta.

Lebih jauh Jabo menyampaikan, tidak perlu menyebut paseduluran, tetapi semua memang terjadi karena perjodohan. "Barock itu perjodohan. Kalau perjodohan itu kan kita nggak tahu. Nggak tahu mainnya nggak pintar tapi berjodoh dengan Barock,” ujar musisi dengan nama lengkap Mochamad Djohansyah ini.

Dan untuk pentas besok, lanjut Jabo, dirinya optimis karena energi Barock masih bagus. "Para musisi Barock makin matang. Dan yang terutama itu, makin memahami bahwa Barock itu bukan kelompok musik semata. Barock adalah rumah yang mampu memberikan kebebasan kepada semua personilnya,” tandas suami Suzan Piper ini.

Ke depan, harap Jabo, mudah-mudahan Barock bisa memberikan yang terbaik. "Barock itu wadah saja, kalau manusianya nggak mengolah dan tergantung aku saja, kan jadi mati. Dan aku nggak mau membiarkan diriku jadi tempat orang  bergantung, meski kebetulan aku yang memimpinnya", pesannya.

Tentang proses kreatif dalam rumah Barock, Jabo menjelaskan semua keputusan lahir dari musyawarah. Misal menyangkut komposisi, itu hasil diskusi dan keputusan bersama.

“Jadi Barock itu barokah. Kalau hanya sekedar bermain baik, sejak dulu Barock itu sudah bermain baik. Tetapi bermain yang tidak mengada-ada dan bersikap sederhana, itu yang utama,” katanya penuh filosofis.

Barock itu, lanjutnya, hanya untuk sinau atau belajar bukan tempat bagi orang untuk terkenal. "Jadi, Barock itu tempat orang mengolah energi dan bersenyawa menjadi modal hidup. Dari segi rezeki, aku bisa dianggap gagal meski bukan gagal total. Yang bisa aku berikan kepada teman-teman itu keterbukaan hati, bahwa apa yang kita miliki ini harus disyukuri", pungkasnya.

Tentang Konser Sawung Jabo & Sirkus Barock "Senandung Anak Wayang", penanda masuknya buku Senandung Anak Wayang (Rp 150.000). Informasi dan reservasi bisa menghubungi Agam Sunandar (0821 4052 1650) atau Ian Muteex (0813 2889 9922). Tempat terbatas dan menerapkan protokol kesehatan.  (Wahjudi Djaja)

 

 


share on: