Yogyapos.com (BANTUL) - Pimpinan Cabang (PC) GP Ansor Kabupaten Bantul menggelar Halaqah Keberagamaan bertema “Beda Keyakinan, Satu Kemanusiaan, Bersatu Membangun Negeri” dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) ke-92 GP Ansor. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Kalurahan Bangunharjo, Sewon, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (7/6/2026).
BACA JUGA: Sepuluh Siswa SMA Muhi Yogya Ikuti Spain School Cultural Field Trip 2026
Dalam sambutannya, Ketua PC GP Ansor Kabupaten Bantul, Ahmad Sidik, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen GP Ansor dalam merawat kebhinekaan dan memperkuat persatuan bangsa. Sebagai organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama, GP Ansor terus berupaya menjadi garda terdepan dalam menjaga harmoni sosial, menolak segala bentuk intoleransi, serta memperkuat nilai-nilai kemanusiaan di tengah masyarakat.
Para peserta Halaqah Keberagamaan berfoto bersama usai acara || YP-Ist
Ia juga mengajak seluruh peserta untuk terus membangun pemahaman bersama bahwa perbedaan keyakinan bukanlah penghalang untuk bekerja sama. Sebaliknya, keberagaman harus menjadi kekuatan bersama dalam mewujudkan kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat.
BACA JUGA: Dukung Pembinaan dan Prestasi Atlet, Berikut Program Prioritas Pemkab Sleman
Pada kesempatan tersebut, Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bantul, Widiantoro, hadir sebagai narasumber. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya menjaga kerukunan umat beragama serta menegaskan bahwa nilai kemanusiaan merupakan titik temu yang dapat menyatukan seluruh elemen bangsa. Menurutnya, perbedaan agama dan keyakinan harus dipandang sebagai kekayaan yang memperkuat Indonesia, bukan sebagai sumber perpecahan.
BACA JUGA: Exit Meeting Amirul Hajj, Menhaj Apresiasi Stakeholder dan Dorong Peningkatan Layanan Tahun Depan
Halaqah ini dihadiri oleh tokoh masyarakat, tokoh lintas agama dari kalangan Islam, Hindu, Kristen, dan Katolik, pengurus KNPI Bantul, Lurah Bangunharjo Nur Hidayat, komunitas pemuda lintas iman Kabupaten Bantul, serta berbagai elemen masyarakat yang memiliki komitmen untuk menjaga kerukunan dan persatuan bangsa.
BACA JUGA: Menyelami Laut Kerinduan dalam 'Gelombang Laut Ibu' Karya Ulfatin Ch
Kegiatan ini menjadi ruang dialog sekaligus ajang silaturahmi lintas agama guna memperkuat nilai-nilai toleransi, persaudaraan, dan kebangsaan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
BACA JUGA: Puisi Jelek untuk Penguasa Buruk
Melalui halaqah ini, GP Ansor berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antarumat beragama dalam menghadapi berbagai tantangan sosial, ekonomi, dan kebangsaan. Semangat gotong royong, toleransi, serta saling menghormati menjadi fondasi penting dalam mewujudkan Indonesia yang damai, maju, dan berkeadilan. (Markaban Anwar)
