Perawat Terapar Corona, Puskesmas Pleret Ditutup

share on:
Kantor Puskesmas yang terletak di pinggir Jalan Pleret || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Pukesmas Pleret Bantul ditutup untuk sementara waktu, setelah diketahui seorang perawatnya konfirm positif terpapar Covid-19. Penutupan oleh Pemerintah (Dinas Kesehatan) kabupaten ini dilakukan sejak kemarin, dan akan dibuka kembali Senin mendatang.

"Kami memang menutup Pukesamas Pleret. Alasan setelah diketahui  ada seorang perawatnya dinyatakan komfirm positip Covid-19. Kini penderitanya masih dirawat di Rumah Lapangan Bambanglipuro,” kata Ketua Gugus Tugas Pencegahan dan Pemberantasan Covid-19 Bantul, Helmi Jamharis, di Bantul, Selasa (6/5/2020).

Helmi yang juga Sekda Bantul, menambahkan selain itu juga ada sebanyak 39 karyawan lembaga kesehatan itu terpaksa diisolasi atau karantina. Mereka diisolasi karena pernah kontak langsung dengan perawat itu. 

"Dengan fakta kejadian  seperti itu, maka Sumber Daya Manusia di Pukesmas Pleret menjadi berkurang 50 persennya. Ini menuntut Dinas Kesehatan Bantul diharapakan membuat kebijakan penataan dan pengaturan jam kerja kepada para karyawannya,” katanya.

Helmi menegaskan, penutupan pukesmas untuk sementara waktu. Tujuannya agar tidak terjadi penularan Covid-19. Adapun jumlah penderit Corona di Bantul sebanyak 17 orang. Penderita sebayak itu sedang dalam perawaran di RS yang ditunjuk.

Pemantuan reporter di lokasi menunjukkan, banyak warga yang datang dan berkeinginan mempergunakan jasa Pukesmas Pleret terpaksa terpaksa balik badan, karena pintu gerbang dan layanannya tutup. (Supardi)

 


share on: