Yogyapos.com (BANTUL) – Pernah aktif berpolitik, Watono Arif Rahman (72) warga Derman Sumbermulyo Bambanglipuro, kini merasa nyaman dan konsen di dunia bisnis berbagai barang antik dan kuno.
“Saya dulu aktif di PBB, namun gagal saat pencalagan pada Pemilu 1998. Hal ini bagi saya tak masalah, karena dengan berbisnis barang-barang antik dan kuno justru menyenangkan dan nyaman,” kata Watono, saat berbincang dengan yogyapos.com, di rumah dan tempat usahanya Derman Bantul, Jumat (11/8/2023).
Ia menyebutkan, berbagai barang antik dan kuno koleksinya memang diperdgangkan. Diantaranya mebel, batik, sepeda, sepeda motor, keris, joglo dan berbagai koleksi lainya bahkan burung petkutut.
“Jika dihitung jumlah barang-barang itu joglo ada empat, sepeda motor 60 unit, sepeda onthel 250 unit, mebel puluhan set, burung perkutut 30 ekor,” tutur Watono sambil menunjukan berbagai benda koleksi dagangannya termasuk akik.

Selama ini para pembeli barang kuno di sini berasal dari dalam dan luar Bantul bahkan luar Jawa. Bisnis barang antik dan kuno menguntungkan. Hasilnya lebih besar dibandingkan menjadi dewan. “Maka saya tak kesampaian jadi anggota dewan juga tidak kecewa. Bekerja sebagai pebisnis benda antik mengasyikan dan menyenangkan. Membuat awet muda. Buktinya saya sudah berumur 72 tahun namun masih relatif gesit,” tukasnya.
Harga beli dan jual barang antik tidak ada standarnya. Bervariasi sesuai kesepakatan penjual dan pembelinya. Namun yang pasti harganya mahal karena menyangkut barang langka dan kesukaan.
Meski suntuk menjadi pebisnis, Watono tetap masih bergabung dan memerhatikan keberadaan Partai Bulan Bintang. Di sela kesibukannya ia tetap menjalin komunikasi dengan pengurus maupun anggota dan para kader. (Spd)
