Petani di Kersan Keluhkan Jadwal Irigasi yang Tak Konsisten

share on:
Ketua Fraksi Gerindra DPRD Bantul, Datin Wisnu Pranyoto di hadapan warga peserta reses III, di Homstay Nitiprayan Kasihan, Sabtu (1/10/2022) malam

Yogyapos.com (BANTUL) - Keinginan pengelolaan irigasi untuk pertanian di wilayah Kapanewon Kasihan oleh pemerintah Kabupaten Bantul mencuat dalam acara reses Ketua Fraksi Gerindra DPRD Bantul, Datin Wisnu Pranyoto, di Homstay Nitiprayan Kasihan, Sabtu (1/10/2022) malam.

Keinginan itu diungkapkan oleh beberapa peserta, seorang diantaranya Wagino (55) petani asal Kresan, selama ini sering terjadi jadwal irigasi yang tidak konsisten. Sehingga para petani merasa terganggu, terutama ketika giliran hendak melakukan pekerjaan pertanian di sawah 

"Jadi begini, kami para petani seringkali kaget dan menemui aliran irigasi tidak konsisten atau sesuai dengan jadwalnya. Ini sangat mengganggu dan membuat kami kesel," kata Wagino.

Menurutnya, irigasi yang sumbernya berasal dari Rowo Kalibayem sering tersendat bahkan tidak mengalir. Namun seringkali juga tiba-tiba mengalir akibat ada buka tutup di pintu air Dam Rowo Kalibayem.

"Situasi seperti itu juga sering menjadikan petani bingung karena kesulitan air saat membutuhkan. Sebaliknya turah air saat tidak membutuhkan. Maka diharapkan Pemkab Bantul harus meninjau ulang sistem pengaturan irigasi tersebut," sambungnya.

Merespon hal itu, Datin Wisnu Pranyoto, menyatakan akan segera menjembatani keinginan atau pun keluhan warga. Sehingga para petani kedepannya mudah memeroleh irigasi secara porposional.

"Nah ini pentingnya pertemuan reses, sehingga saya selaku anggota dewan dapat menyerap langsung aspirasi sekaligus menemukan solusinya,"ujar Datin.

Antusiasme warga di acara reses tersebut cukup tinggi. Banyak hal dilontarkan, tapi soal pengairan agaknya dominal dan dipandang urgen untuk memeroleh jalan keluarnya. (Spd)

 

 

 


share on: