Petugas Pospam Sedayu Perketat Penjagaan, Pemudik Wajib Jalani Pemeriksaan

share on:
Petugas tampak sigap menghentikan mobil berplat nomor luar kota || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Para pemudik ataupun kendaraan bermotor roda empat dan dua yang masuk ke wilayah Sedayu Kabupaten Bantul dilakukan penyekatan oleh para petugas di Pos Pengamanan (Pospam) OPS Ketupat Covid-19 Progo 2020, Sedayu, Bantul.

Hal itu sebagaimana yang dilakukan pada Kamis (7/5/2020) malam dan sejak beberapa hari terakhir. Para petugas gabungan dari Kepolisian, TNI, Dishub, Dinkes, Sat Pol PP dan Pasikaton selalu sigap memberhentikan kendaraan dari luar kota yang diduga ditumpangi pemudik.

Menurut Kanit Lantas Kapospam Sedayu, Iptu Sarijan, penyekatan difokuskan kepada kendaraan asal luar daerah terutama dari Jakarta dan Jawa Barat, yang selama ini masuk zona merah.

"Kami sekat mereka para pemudik dari zona merah itu, lalu dihimbau untuk mentaati protokoler pencegahan Covid-19. Protokolernya yaitu memakai masker, dilakukan thermoscan (pengukuran suhu badan) dan harus menjaga jarak,” kata Sarijan.

Sedangkanmereka yang suhunya tinggi dan ditengarai mengarah Covid-19 disarankan atau diantarkan periksa di Pospam ini, Pukesmas atau bila perlu ke rumah sakit.

Sementara itu dari Gugus Penananan dan Pemberantasan  virus Corona (Covid -19) Kabupaten Bantul menyebutkan, Kamis (7/5/2020) pukul 17.00 jumlah pasien yang comfirm positip dan sedang dirawat di rumah sakit ada sebanyak 17 orang.

"Data juga menyebutkan jumlah  pasien yang sedang rawat inap berstatus PDP ada 25 orang,  pasien confirm positip  sejumlah 17 orang dan yang ODP ada 6 orang," demikian Ketua Gugus Pemberantasan Covid -19 Bantul, Helmi Jamharis.

Menurutnya, rumah sakit  (RS) yang merawat pasien positif adalah RSPAU  yaitu merawat 2 orang pasien , RS Bethesda merawat 1 (satu) orang dan Rumah Sakit Lapangan Konfirm Covid (RSLKC) merawat 8 pasien, RSPS merawat 5 orang dan RS JIH 1 orang.

"Data ini menunjukan adanya perubahan yang cenderung meningkat, yakni setidaknya  mencapai 2.000 lebih. Pasien positip yang sembuh ada dua orang  yaitu berumur 38 tahun dan umur 13 tahun keduanya perempuan dan dirawat di RSLKC. Oleh karenanya sangat diperlukan tekad dan upaya bersama dari berbagai pihak melakukan pemberantasan Virus corona,” demikian Helmi yang juga Sekda Bantul.

Ia menambahkan, salah satu upaya penting yang diharapkan  dilakukan oleh masyarakat adalah menjaga situasi kondusif. Masyarakat bisa berhati-hati dan waspada.Upaya lainnya yang telah dan akan dilakukan oleh Pemkab Bantul yaitu memperketat dan meningkatkan pengawasan kepada para pemudik (pendatang) yang masuk Bantul khususnya dan DIY umumnya.

Ini agar sesuai dengan protokoler yang ditentukan. Upaya ini sudah semakin diperketat. Pengawasan dan kewaspadaan yang selama ini dilakukan di tingkat Kabupaten, kecamatan, desa hingga dusun diharapkan diperketat. Di Pospam yaitu Sedayu, Srandakan dan Druwo juga dilakukan penyekatan kepada para pemudik (pendatang) agar hasilnya signigikan. (Supardi)

 


share on: