Yogyapos.com (KULONPROGO) - Kondisi geografis Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memiliki potensi bencana alam yang cukup tinggi. Oleh karena itu personel Polda DIY dituntut memiliki kemampuan yang lebih di bidang penanggulangan bencana guna pengurangan resiko yang kemungkinan terjadi.
BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-pesan-perubahan-dari-yogya-anies-gemakan-keadilan-dan-persatuan-8845
“Melihat wilayah DIY, yang memiliki potensi terjadinya bencana alam, maka seluruh personel Polda DIY wajib menjadi garda terdepan sebagai pelindung, pengayom dan pelayan yang memberi rasa aman kepada masyarakat khususnya terkait bencana alam,” kata Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan disela membuka Pelatihan Peningkatan Kemampuan Penanggulangan Bencana bagi personel Polda DIY, di Waduk Sermo, Kulonprogo, Sabtu (26/11/2022).

Menurut dia langkah antisipasi harus segera disiapkan maka dibutuhkan personel yang mahir di bidang Search and Rescue (SAR), memiliki mental baik, mampu mengoperasionalkan peralatan dimiliki serta siap kapan dan dimanapun ditugaskan.
BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-nonton-formula-e-di-ancol-ahy-disambut-akrab-anies-baswedan-7118
“Latihan ini sangat tepat, dan perlu diupayakan untuk terus dilaksanakan baik internal di kesatuannya, maupun secara terpadu lintas kesatuan dan instansi lain,” tuturnya.
Dirinya berharap berharap seluruh peserta dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh sehingga materi yang disampaikan oleh para instruktur.
BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-dicapreskan-nasdem-anies-baswedan-siap-jawab-tantangan-8394
“Sehingga materi yang disampaikan dapat diimplementasikan dalam pelaksanaan tugas khususnya dalam melakukan upaya mitigasi bencana secara cepat dan tepat,” tutur dia.
Pada kesempatan tersebut peserta dilatih prosedur mengevakuasi laka laut dengan menggunakan alat pelampung radio control yang dapat memungkinkan evakuasi korban di lokasi yang sulit dijangkau.

Selain itu peserta juga dilatih vertikal rescue cara mengevakuasi korban saat terjadi tanah longsor. Dengan bantuan satuan anjing pelacak K9, petugas dapat menemukan korban. Simulasi dilanjutkan evakuasi korban dari tempat ketinggian menuju tempat yang aman dengan menggunakan tali karmantel.
Tahap terakhir dari pelatihan, Kapolda melihat secara langsung satuan fungsi DVI Biddokkes Polda DIY dalam mengidentifikasi korban. (*/Opo)
