Polda DIY Gelar Workshop Kepenulisan, Maman Suherman: Menulis itu Gampang

share on:
Maman Suherman di hadapan peserta workshop menulis || YP-Ist

Yogyapos.com (SLEMAN) - Sebanyak 20 personil Polda DIY dengan jajaran polres dan polsek mengikuti workshop menulis intensif dengan narasumber H Maman Suherman atau yang dikenal dengan Kang Maman, kegiatan berlangsung pada 9-11 September 2022 di Sleman.

Kang Maman mengatakan, menulis (berita atau menulis tentang apa saja) itu gampang alias tidak sulit. Tetapi perkembangan minat baca dan kemampuan membaca masyarakat Indonesia saat ini sangat memprihatinkan. Padahal membaca adalah bagian penting atau modal utama untuk menulis

Berdasarkan study “Most Literred Nation in the world 2016” yang dilakukan oleh Central Connecticut State University (CCSU) dari total 61 negara, Indonesia berada di peringkat 60 dengan tingkat literasi rendah. 

“Unesco juga menilai minat membaca Indonesia memprihantinkan, dari 1.000 orang hanya 1 orang yang rajin membaca,” tutur Kang Maman, Sabtu (10/9/2022).

Menurutnya, sesuatu yang paling sulit saat menulis adalah memulainya sehingga harus memberanikan diri untuk menulis. Hanya saja, ketika menulis harus memperhatikan etika-etika yang berlaku, semoga dengan mengikuti kegiatan ini mendapatkan satu hal bahwa dengan menulis dan bisa mengabarkan segala sesuatu itu dengan baik.

“Saya berharap dari pelatihan ini teman-teman saya dari kepolisian bisa kemudian memanfaatkan berbagai media yang ada di era digital ini untuk menyampaikan atau menyebarkan berbagai hal yang dibutuhkan oleh masyarakat khususnya untuk masyarakat Yogya yang berkaitan dengan pelaksanaan tugas-tugas kepolisian,” ungkapnya.

Prinsip yang utama, kata dia, adalah 3B yaitu berita itu benar, baik dan bermanfaat untuk masyarakat sekitar. Tentu membutuhkan teknik-teknik, bagaimana menyampaikan berita melalui berbagai platform media sosial karena menulis di buku, media cetak, media digital, Twitter, Instagram dan Facebook itu punya ciri-ciri masing-masing.

“Saya percaya banyak hal-hal baik yang pernah dan sudah dilakukan oleh teman-teman di Polda DIY yang kadang-kadang belum tersampaikan, padahal itu penting dan menyangkut tugas-tugas kepolisian, harus dipahami oleh masyarakat Jogja dan bahkan dipahami oleh masyarakat seluruh Indonesia,” tutur dia. (*/Opo)

 

 


share on: