Yogyapos.com (BANTUL) - Sebanyak 17 PAC PPP dan 17 PAC GPK Bantul sudah terbentuk Upaya ini ditempuh untuk menyolidkan kader dan mesin partai. Dan yang paling utama, siap all out untuk mensukseskan Pilkada Bantul 2020.
Tokoh senior Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) Inung Nurzani SSos ditemui Yogyapos.com di rumahnya Krapyak Bantul, Rabu (10/6) malam, mengatakan PPP sebagai rumah besar umat Islam harus solid, bersatu dan nyengkuyung bareng. Bahkan memiliki bargaining yang tinggi dalam percaturan politik.
“Di dalam tubuh PPP juga banyak terdapat kader NU dan Muhammadiyah. Jika internal sudah solid. Otomatis mesin partai juga bergerak dinamis. Melalui momentum Pilkada Bantul ini, kami ingin berkontribusi secara nyata dan sebagai bahan parameter PPP pada Pemilu 2014 mendulang 40.000 suara. Perolehan suara yang signifikan ini, karena soliditas selama ini, tentu nantianya akan tersalurkan kepada Paslon kami,” katanya.
Inung menyatakan, langkah yang tempuhnya itu sudah sejalan dengan garis kebijakan partai. Sehinga ia juga menghimbau kepada para laskar untuk menjaga soliditas.
Hingga saat ini, terang dia, telah terdata sekitar 500 kader yang tergabung dalam PAC PPP dan PAC GPK. “Ini baru permulaan. Angka ini pasti akan naik seiring soliditas dan mesin partai yang bergerak progress. Kami ingin menjaga kondusifitas iklim yang sejuk dalam Pilkada Bantul. Kedua pasangan calon (AHM-JP dan NoTo) adalah figur terbaik di Bantul saat ini. Mereka pasti punya rekam jejak dan plus-minus kinerja,” imbuhnya.
Ketika disinggung arah dukungan, Inung enggan menyebutkan secara gamblang. Yang pasti pihaknya akan mendukung paslon terbaik untuk mewujudkan Bantul lebih bermartabat. “Kami sudah mengantongi paslon yang kami dukung. Tunggu saja waktunya, nanti akan kami deklarasikan,” tandas Inung didampingi Komandan Satgas PPP DIY H Safuani (Icap). (Dol)
