Yogyapos.com (YOGYA) - Agen tenaga kerja luar negeri PT Agafia Ada Mandiri/Esat Manpower Indonesia memberikan kabar gembira kepada masyarakat Indonesia yang ingin berkerja sebagai barista di negara Arab Saudi.
“Kami mencari barista pemula untuk bekerja di sebuah grup kafe di Arab Saudi yang memiliki ratusan gerai di berbagai kota pada negara tersebut. Kebutuhan barista pemula setiap tahunnya antara 200-400 orang, laki-laki, rentang usia anatara 21 tahun hingga 30 tahun,” ujar Siswanto, Direktur PT Agafia Ada Mandiri/Esat Manpower Indonesia, sebuah perusahaan resmi agen tenaga kerja professional untuk area Timur Tengah.
BACA JUGA: https://yogyapos.com/berita-ariyanto-jogkem-jangan-hanya-tekuni-satu-bisnis-7255
Setidaknya ada tiga kelebihan bagi siapapun yang ingin bekerja di gerai kopi di Saudi Arabia, yaitu tidak dibutuhkan kemampuan bahasa Inggris yang mumpuni (cukup percakapan dasar sebagai sarana berkomunikasi dengan tamu dan memahami job desk), jeda waktu antara lolos interview dengan keberangkatan yang relatif cepat yaitu antara 2-3 bulan saja, serta biaya yang cukup terjangkau.
Peluang ini terbuka bagi siapapun dengan syarat pendidikan minimal SMA atau yang sederajat,” papar Siswanto, Senin (19/12/2022).
Siswanto juga menjelaskan selain sebagai barista, peluang kerja di negara Timur Tengah pada bidang hospitality tidak terbatas. Tenaga kerja Indonesia di bidang hospitality terkenal sangat professional. Selain di hotel, restaurant, cafe, bandara, dan pusat perbelanjaan, peluang kerja juga terbuka pada berbagai fasilitas umum milik pemerintah.
BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-lpk-sun-marino-buka-peluang-kaum-milenial-jadi-pahlawan-devisa-1354
Beberapa waktu lalu, Siswanto menandatangani MoU dengan LPK Sun Marino Indonesia yang diwakili oleh Ariyanto MPar (Direktur LPK Sun Marino Indonesia) untuk penempatan tenaga kerja professional di bidang perhotelan di negara-negara Timur Tengah, di kantor LPK Sun Marino Indonesia, Jalan Langenastran Lor 31, Panembahan, Kraton, Yogyakarta.
“Kami siap memberikan garansi bagi alumni Sun Marino yang ingin bekerja di Timur Tengah. Untuk itu Sun Marino diharapkan menyiapkan calon tenaga kerja sebanyak mungkin. Calon pekerja cukup mendaftar lewat Sun Marino, menyiapkan curriculum vitae dengan melampirkan dokumen yang dibutuhkan, kemudian menunggu jadwal interview user. Begitu lolos interview, lanjut pengurusan dokumen lain seperti pasport, medical check up, visa dan ID KTLN. Selanjutnya tinggal menunggu pemberangkatan,” Siswanto menegaskan.
BACA JUGA: https://www.yogyapos.com/berita-sun-marino-indonesia-buka-6-cabang-diklat-perhotelan-1467
Di sisi lain, Aryanto juga memaparkan bahwa LPK Sun Marino terus berkomitmen membantu pemerintah dalam hal mengurangi pengangguran.
“Kami mempunyai tanggung jawab besar untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan para siswa, serta membimbing dan mendampingi hingga mereka lulus interview dan mendapat pekerjaan yang baik dengan penghasilan yang layak. Ini sebentuk komitmen kami pada dunia pendidikan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tegas Ariyanto. (Yuliantoro)
