Yogyapos.com (YOGYA) - Meski secara umum masjid-masjid di wilayah DIY meniadakan pelaksanaan salat jamaan tarawih, tapi di masjid Jogokaryan Mantrijeron Kota Yogyakarta tetap diberlangsungkan sholat jamaah isyak dan tarawih Ramadhan 1441 H.
Pengamatan yogyapos.com, Jumat (1/5/2020), tampak pelaksanaan salat berjamaah itu tetap mengindahkan prosedur atau protokoler. Diberlakukan social distancing saaf yang renggang antara jamah satu dengan yang lainnya. Di tempat ini juga disediakan cuci tangan dengan mempergunakan hand sanitizer sebelum memasuki areal masjid. Saat akan masuk masjid para jamaah juga harus menjalani tester suhu badan yang dilakukan oleh petugas yang ada. Bahkan sebelumnya dilakukan penyemprotan disinfektan.
Meski jumlah jamaahnya tidak sebanyak pada bulan suci ramadah tahun-tahun sebelumnya, tetapi suasana dan situasinya tetap terasa dan kelihatan hidmat serta syiar.
Hanya saja pada Ramadhan 1441 Hijriyah di masjid yang dikenal dengan adanya kemajuan dan inovatif mengenai kegiatannya ini, tidak diadakan kultum (ceramah) menjelang tarawih.
"Ya seperti inilah kegiatan ibadah di masjid ini pada ramadhan kali ini, karena berkaitan dengan dampak virus Corona (Covid -19) saat ini,” kata seorang petugas di masjid Jogokaryan, Ramli.
Menjawab pertanyaan apakah kegiatan kuliner Ramadhan kali ini juga masih diadakan, Romli mengatakan ada namun tidak seramai dan sepadat pada tahun tahun yang lalu.
"Pada prinsipnya kali ini takmir masjid tidak menyelenggarakan. Tetapi jika ada yang akan berjualan, dipersilahkan, namun mengenai izinnya dbolehkan atau tidak diserahkan kepada masyarakat yang punya tempat untuk dipergunakan berjualan,” tambah Romli.
Sementara itu, meskipun masjid-masjid pada ummnya tidak mengadakan sholat tarawih berjamaah, namun suara lantunan adzan, tadarus, dan tanda imsyakiyah tetap terdengar. Ini menjadikan suasana syiar ramadhan tetap terasa. (Supardi)
