Saparan di Wonolelo, Apem 1,5 Ton Diperebutkan Warga

share on:
Salah satu gunungan apem yang diperebutkan warga || YP/Agung Dwi Purwanto

Yogyapos.com (SLEMAN) – Sebanyak 1,5 ton apem diperebutkan ribuan warga dalam kirab budaya ‘Saparan’ yang digelar warga Wonolelo Widodomartani Ngemplak Sleman, Jumat(11/10). Meski berlangsung semarak dan riuh, tapi kegiatan ini tetap kondusif. Bahkan suasana gembira tampak di wajah panitia maupun warga yang memperebutkan kue khas tersebut.

Ketua panitia pelaksana, Kawit Sudiyono pada wartawan mengungkapkan kirab budaya dalam rangka memperingati perjuangan Ki Ageng Wonolelo di masa lalu diadakan setiap tahun di bulan Sapar. Pelaksanaan tahun ini digelar untuk yang ke 52.

Kirab budaya Saparan dimulai dari halaman Masjid Ki Ageng Wonolelo. Sebelum diberangkatkan dibacakan sejarah singkat riwayat Ki Ageng Wonolelo, kemudian di peragakan fragmen tari Ki Ageng Wonolelo. Kirab dengan berjalan kaki mengelilingi jalan perkampungan dengan membawa dua gunungan kue apem  menuju makam ki Ageng Wonolelo. Setelah di doakan di halaman makam Ki Ageng Wonolelo selanjutnya kue apem di sebarkan ke ribuan pengunjung yang datang dari berbagai daerah yang sejak siang sudah menunggu menantikan apem.

Seorang ibu Padmi dan temannya Sri Pasar mengaku datang dari Klaten  yang berhasil mendapatkan kue apem pada yogyapos.com mengungkapkan, dirinya sangat senang  bisa mendapatkan kue apem meskipun harus berdesak- desakan berhimpitan berebut dengan pengunjung lain,karena dengan mendapatkan kue apem dapat berkah dari Ki Ageng.

"Kue ini tidak akan saya makan tapi disimpan sebagai tolak bala di sawah agar tanaman tidak diserang hama." ungkapnya. (Agung DP)

 

 

 


share on: