Yogyapos.com (SLEMAN) - Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (PJN DIY) menyiagakan 4 Posko Mudik Lebaran Kementerian PU, dilengkapi berbagai fasilitas untuk masyarakat.
BACA JUGA: Posko THR Kemnaker Terima 1.134 Konsultasi, Hari Ini Layanan Aduan Mulai Dibuka
Kepala Satker PJN DIY, Tisara Sita mengatakan posko mudik disiagakan mulai 11 Maret hingga 1 April 2026 tersebar di 4 ruas PP kami yaitu PPK 1.1 DIY di Jombor, Jl. Magelang, PPK 1.2 DIY di Jl. Sp. Patuk-Gading, Wonosari, PPK 1.3 DIY di Jl. Janti-Prambanan, dan PPK 1.4 DIY di Ruas Congot-Ngremang di JJLS.
BACA JUGA: Jaga Desa Bukan Alat Kriminalisasi, Tapi Penguat Tata Kelola Desa
"Pada posko tersebut terdapat berbagai fasilitas seperti lahan parkir, tempat istirahat, tempat ibadah, P3K, toilet yang layak serta air bersih," kata Sita di Sleman, Sabtu (14/3/2026).
Selain itu, pada posko juga dilengkapi rambu-rambu informasi dan petunjuk lokasi posko, peta informasi titik-titik rawan longsor, banjir, dan kemacetan, material penanganan darurat, daftar piket dan buku tamu, daftar laporan harian kondisi cuaca, lalu lintas, dan kejadian-kejadian khusus, misalnya bencana alam dan kemacetan.
BACA JUGA: Gus Hilmy Soroti Keterlibatan RI di BoP, Ingatkan Dampak Politik 2029
"Pada setiap PPK yang terkoordinasi dengan Dinas/Balai Perhubungan dan Polres/Polresta, dengan lokasi dapat diakses pada tautan https://s.id/PoskoJaleb_PJNDIY," jelasnya.
Dibeberkan, panjang jalan nasional yang ditangani Satker PJN DIY sepanjang 303,27 km terdiri dari 273,18 km ruas jalan nasional dan 30,09 km ruas jalan non status yang ada di JJLS. Kemantapan jalan nasional di DIY berdasarkan data IRI semester 2 tahun 2025 mencapai 98,04 persen atau sepanjang 267,81 km.
BACA JUGA: Kesiapan Gerbang Tol Purwomartani Jelang Fungsional Arus Mudik, Berikut Penjelasannya
"Saat ini dalam rangka mendukung arus mudik dan balik Lebaran 2026 jalan nasional di DIY telah selesai penanganan, pengendalian tanaman dan telah zero pothole, namun kami tetap menyiagakan 7 tim patching untuk menangani lubang yang muncul pada hari tersebut,"bebernya.
BACA JUGA: Pemkab Sleman Siapkan Dana Rp 2,2 Miliar, Atasi Banjir di Sekitar Perumahan Deppen Seturan
Sejumlah penanganan jalan nasional dalam menyambut mudik lebaran yang telah dilaksanakan antara lain, penanganan mill & inlay dengan alat Cold Milling Machine (CMM) di Ruas Janti-Prambanan sepanjang 380 m, penanganan mill and inlay di ruas jalan nasional lain yang dilaksanakan yaitu Arteri Selatan, Jalan Magelang, Yogyakarta-Piyungan, dan Congot-Ngremang dengan total Panjang 1.160 m
BACA JUGA: Pemkab Mengklaim 96 Persen Jalan di Wilayah Sleman Sudah Beraspal
"Ada juga penanganan patching atau penambalan lubang di seluruh ruas jalan nasional, pengendalian tanaman, pengecatan kerb dan median, pemarkaan jalan, pembersihan drainase, pemotongan pohon, pembersihan banner tidak berizin, perapian separator yang tidak rapi pada ruas arteri," ungkapnya.
Pada Jembatan Kabanaran terdapat 5 unit PJU yang rusak akibat angin kencang pada 5-6 Maret 2026, saat ini sedang dilaksanakan perbaikan dan ditargetkan selesai paling lambat pada Senin (16/3/2026).
BACA JUGA: Peringatan Hari Jadi ke-271 DIY Momentum 'Mulat Sarira' Pengabdian bagi Masyarakat
"Meskipun demikian kondisi kerusakan penerangan jalan tersebut tidak menghambat arus lalu lintas, saat ini dalam penanganan," sebutnya.
Untuk diketahui, sejumlah ruas di DIY yang penting yaitu : ruas Janti-Prambanan sebagai penghubung exit Tol Prambanan dan Purwomartani, Arteri Utara yang menghubungkan ke arah Kaliurang dan Arteri Selatan ke arah Bantul, Jl. Magelang penghubung ke Magelang, sepanjang Jl. Jogja-Wates ke arah Bandara YIA dan Purworejo, Sepanjang Jl. Wonosari ke arah Gunungkidul, ke daerah wisata Pantai Gunungkidul, lalu sepanjang JJLS, terdapat beberapa lokasi wisata pantai. (Opo)
