Yogyapos.com (BANTUL) - Sejumlah lurah di Kabuten Bantul menyatakan menyambut positif dan siap untuk sukseskan Program Pemberdayaan Berbasis Masyarakat Padukuhan (PPBMP) Pemkab Bantul yang merupakan program dan visi-misi Bupati-Wakil Bupati Abdul Halim Muslih-Joko Purnomo (AHM-JP).
Dalam program ini, rencananya setiap Padukuhan di Bantul yang jumlahnya ada 923 akan memperoleh bantuan dana anggaran Rp 50 juta dari Pemkab Bantul. Dana itu diperuntukan bagi lingkup satu bidang pembagunan Pendidiakan Anak Usia Dini (PAUD). Kedua Bidang Kesehatan, ketiga Bidang Lingkungan Hidup dan keempat bidang insfrastuktur di padukuhan.
Pernyataan sambutan positif dan siap untuk mensukseskan itu sebagaimana yang disampaikan oleh Lurah Timbulharjo Kapanewon Sewon Anif Arkham, Wonokromo Kapanewon Pleret AM Machrus Hanafi dan Lurah Wirokerten Kapanewon Banguntapan Rahmawati.
“Saya kira program itu tepat, bermanfaat dan menjadikan penyemangat masyarakat tokoh masyarkat, dukuh dan lurah dalam membanguna di wilayah kerja yang menyangkut empat bidang itu,” kata Lurah Timbulharjo, Anif Arkham kepada yogyapos.com, di.Bantul, Rabu (10/3/2021).
Menurutnya, empat bidang cakupan itu memang tepat karena merupakan kebutuhan masyarskat di tingkat bawah (padukuhan). Untuk pelaksanaan tahun pertama (2022) setiap padukuhan akan mendapatkan Rp 50 juta per tahun. Namun setelah itu jika dinilai sukses, maka diharapkan akan ditambah jumlahnya.
“Menurut infromasi bahwa penyaluran dana anggaran itu.akan melalui Pemerintah Kalurahan, ini saya kira lebih tepat. Lurah akan siap untuk memenuhi mekanismenya sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tambah Anif.
Pernyataan senada juga disampaikan oleh Lurah Wonokromo AM Machrus Hanafi dan Lurah Wirokerten Rahmawati. Menurut Machrus, untuk pemerataan maka hitungannya per padukuhan dan bukan per kalurahan. Artinya setiap padukuhan mendapatkan Rp 50 juta.
Berdasarkan informasi yang diperoleh yogyapos.com, hingga kini Pemkab Bantul dipimpin oleh Bupati Abdul Halim Muslih dan WaKil Bupati Joko Purnomo sedang giat membahas tentang program itu bersama dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Sekda dan para asisten di lngkungan Setda Kabuapten ini. (Supardi)
