ATRAKTIF, unik, meriah, dan bahagia. Begitulah ekspresi dan kesan puluhan seniman mancanegara saat mengikuti living culture di Desa Wisata Sejarah (Deswara) Kelor Bangunkerto Turi Sleman.
Mereka hadir dalam rangka Festival Boneka#8 yang digelar di Kampoeng Media Sleman 3-9 Oktober 2022. Festival dua tahunan itu mengangkat tema Remembrance (ingatan).
Kedatangan para seniman mancanegara di Deswara Kelor disambut langsung oleh Kepala Dinas Pariwisata Sleman Ishadi Yazid, SH, jajaran Kominfo Sleman dan para pengelola wisata setempat. Selepas menikmati welcome drink, para seniman langsung bersemangat menyusuri potensi alam dan perkebunan di Kelor.
“Silakan menikmati suasana khas pedesaan yang ada di Kelor. Beragam atraksi wisata telah dipersiapkan oleh para pengelola dan kabarkan kepada teman-teman saudara di negara masing-masing untuk ikut datang merasakan alam dan budaya yang sangat unik dan menarik yang kami miliki,” pesan Yazid kepada para seniman yang datang dari berbagai negara.
Dengan mengikuti kegiatan living culture ini, lanjut Yazid, mereka akan merasakan pengalaman empirik yang bermakna. “Ini penting sebagai ajang promosi wisata kita, bahwa Sleman telah siap dan bangkit menyongsong kunjungan wisata mancanegara selepas pandemi,” tandasnya.
Sementara itu Eka Priastana Putra dari manajemen Deswara Kelor menyampaikan, pola pengembangan desa wisata Kelor berbasis masyarakat (community based tourism).
Kadispar Sleman menemani para seniman mancanegara memetik salak pondoh di Kelor || YP-Wahjudi Djaja
“Kita nanti akan berinteraksi langsung bersama masyarakat dan melakukan atraksi wisata bersama alam dan budaya yang ada,” paparnya dalam bahasa Inggris.
Selama di Deswara Kelor para seniman mancanegara mengikuti beragam kegiatan living culture seperti memetik langsung buah salak, membuat beraneka karya dari janur, memasak, membuat kuda lumping dari daun salak, flash mob kuda lumping dari daun salak, lomba masak dan menikmati pentas seni.
Wahjudi Djaja dari Badan Promosi Pariwisata Sleman (BPPS) yang hadir di Deswara Kelor mengapresiasi kegiatan living culture tersebut. “Kegiatan ini sangat strategis untuk mempromosikan keunikan desa wisata yang menjadi unggulan Sleman. Optimalisasi jaringan wisata menjadi kunci sehingga momen penting seperti Festivak Boneka tidak lepas begitu saja,” tandasnya.
Pesta Boneka #8 tahun 2022 diikuti seniman dari 18 negara digelar secara luring, daring, dan hybrid. Pusat festival di Kampoeng Media, Jalan Sembada, Jaban, Sinduharjo, Kapanewon Ngaglik, Kabupaten Sleman. Festival Teater Boneka diinisiasi oleh Papermoon Puppet Theater sejak tahun 2008 silam. (Iud)
