SMAN 6 Yogya Siap Dijadikan Uji Coba Pelaksanaan PTMT

share on:
Suasana uji coba PTMT di SMA negeri 6 Yogya || YP-Ist

Yogyapos.com (YOGYA) - Sebagai salah satu sekolah yang ditunjuk oleh Pemda DIY menjadi sekolah uji coba percontohan proses Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT), SMA Negeri 6 Yogya siap menyelenggarakan kegiatan tersebut. 

Berbagai langkah persiapan sarana maupun sistem pembelajaran sudah dilakukan dan sekolah ini juga telah menjalin kerjasama dengan berbagai pihak demi kelancaran proses PTMT tersebut. Meski demikian, penyelenggaraan PTMT di sekolah ini tidak bersamaan dengan sekolah lain yang melaksanakan PTMT secara serentak pada Senin (19/4/2021).

Kepala Sekolah SMAN 6 Yogyakarta Siti Hajarwati MPd Si mengungkapkan, kegiatan PTMT merupakan kegiatan yang dirasa sangat penting. Karena selama proses PTMT terjadi interaksi antara guru, murid dan tenaga pendidikan yang lain. Oleh karena itu, SMA N 6 Yogyakarta mengambil kebijakan agar PTMT dilakukan setelah semua guru, tenaga kependidikan disekolah ini menerima vaksin untuk ke-2 kalinya.

“Kami menerima jatah vaksin pertama pada tanggal 7 April lalu. Sementara itu, vaksin yang ke-2 prosesnya setelah 28 hari dari pemberian vaksin yang pertama. Jika sesuai jadwal maka pemberian vaksin ke-2 untuk kami baru dilaksanakan pada tanggal 5 Mei. Dengan demikian, PTMT di sekolah kami tidak bisa bersamaan dengan sekolah lain,” ujar Hajar kepada yogyapos.com, di Ruang Kerjanya, Jumat (16/4/2021).

Hajar mengungkapkan, menurut rencana penyelenggaraan PTMT di SMA N 6 Yogyakarta baru dimulai Kamis 20 Mei 2021. Keputusan ini diambil setelah melakukan koordinasi dengan berbagai pihak diantaranya Tim Gugus Tugas Sekolah, Komite Sekolah, Dinas Pendidikan DIY serta Balai Dikmen Kota Yogyakarta. Sedangkan pemberitahuan kepada orang tua dan wali murid akan dilaksanakan beberapa hari menjelang pelaksanan PTMT. 

“Kepada orang tuan anti juga akan kami sampaikan bahwa selama PTMT siswa diantar jemput. Hal itu dimaksudkan agar selesai belajar di sekolah siswa bisa langsung pulang ke rumah masing-masing,” ujar Hajar. 

Hajar juga menyampaikan keputusan melakukan penundaan penyelenggaraan PTMT di SMAN 6 Yogyakarta dilandasi pertimbangan  bahwa kesehatan guru, tenaga pendidikan,peserta didik dan masyarakat adalah prioritas utama. Sebab, pihaknya tidak ingin terjadi masalah selama proses Uji Coba penyelenggaraan PTMT. Untuk itu, pihaknya juga telah mempersiapkan secara rinci sistem PTMT disekolah ini secara khusus 

“Kunci utama dari PTMT ini penerapan Prokes secara ketat. Kondisi ini yang akan kita kawal selama proses PTMT,” tandas Hajar.

Hajar menambahkan, pada saat SMAN 6 Yogyakarta ditunjuk sebagai salah satu sekolah percontohan untuk Uji Coba PTMT, pihaknya mengambil langkah-strategis guna mempersiapkan kegiatan tersebut seperti persiapan sarana /prasarana prokes, menyelengarakan webinar vaksin, menjalin kerjasama dengan Puskesmas Gondokusuman II, melakukan simulasi PTMT sampai dengan pelaksanaan Gladi Kotor penyambutan peserta didik. Oleh karena itu, setelah semua guru , tenaga pendidikan dan karyawan menerima vaksin yang ke-2, sekolah ini sudah  dapat menyelenggarakan ujicoba PTMT. 

Menurut rencana, pelaksanaan PTMT di SMA N 6 Yogyakarta dilaksanakan selama 6 hari kerja. Setiap guru mengajar 3 hari PTMT, 2 hari PJJ dan 1 hari bebas. Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dimulai pukul 07.30–11.45. Selama mengikuti KBM, waktu istirahat siswa diganti dengan ice breaking sehingga siswa tetap berada dalam kelas masing-masing (*/Sulistyawan Ds)

 

 

 


share on: