SMPN 2 Jetis Bantul Siapkan Konseling Menuju PMB Normal

share on:
Suasana rapat koordinasi menyambut PMB Normal dipimpin Kepala Sekolah SMPN 2Jetis Bantul, Senin (30/11/2020) || YP-Supardi

Yogyapos.com (BANTUL) - Memasuki pelaksanaan Proses Belajar Mengajar (PMB) secara normal di SMP Negeri 2 Jetis Bantul, yang dimulai per Januari 2021, akan dilakukan konseling dan rehabilitasi kepada para siswa. Sehingga mereka diharapkan bersemangat serta terbiasa kembali mengikuti PMB tersebut dengan hasil yang semakamin berkualitas.

“Nanti jika Pemeritah sudah memberlakukan kembali PMB secara nomal (bukan virtual karena Pandemi), maka para siswa terlebih dahulu akan diberikan konseling pisikologi dan lainnya.  Saya kira itu lebih baik dibandingkan tidak diberikannya. Namun itu diadakan atau tidak juga menunggu ketentuan dari pemerintah/dinas,” demikian ujar Kepala Sekolah SMP N 2 Jetis Bantul, Nurwanti SE didampingi Wakasek (Kesiswaan) Siswanto SPd dan Wakasek (Kurikulum) Eni Rokayatun MPd kepada yogyapos.com, di ruang kerjanya, Senin (39/11).

Menurut Nurwanti, cara itu diperlukan karena sudah sekian lama akibat pandemi, para siswa dan guru dalam PMB terpaksa mempergunakan daring. Para siswa di rumahnya masing-masing (sesuai dengan ketentuan). Ini bisa membuat siswa kurang antusias dalam belajar dan menyesuaikan lagi untuk mengikuti PKB secara normal (tatap muka).

Siswanta menambahkan, selama Pandemi Covid-19, para siswa dan dan guru dalam belajar mengajar memenuhi ketentuan yang diberlakukan oleh Dinas.

Secara umum, semula dalam PMB secara daring ada kendala antara lain kesulitan penyediaan kouta HP, ada siswa yang tidak memilik HP dan diperlukan pendampingan oleh wali siswa.

“Namun kendala itu bisa teratasi secara bersama. Caranya siswa diberikan bantuan kouta dengan menggunakan dana BOS. Siswa  yang tidak punya HP dan kouta difasilatasi dengan mempergunakan fasilitas wifi di sekolah. Dengan demikian hingga kini, PMB secara daring di sini tetap berjalan normal,” katanya.

Dijelaskan, para guru juga menempuh cara aktif melakukan kunjungan ke rumah siswa yang kesulitan dalam hal itu. Ini supaya siswa bisa mengikuti PBM secara daring.

Pada kesempatan sama, Eni Rokayatun, mengatakan kurukulum yang herus dicapai di SMP N 2 Jetis pada prinsipnya bisa tercapai. Bahkan persiapan untuk menghadap ujian pada 7 hingga 14 Desember 2029 nanti, telah dilakukannya. Diantaranya koordinasi dan komunikasi antara para guru dan orangtua siswa serta mengefektifkan Layanan Konsultasi Pembelajaran (LKP) sesuai dengan ketentuan dan kebutuhannya.

Ini semua, kata dia, tujuannya adalah sekalipun ada pandemi Covid-19 , namun kegiatan PMB secara daring berjalan normal dan target kurikulumnya bisa tercapai. (Supardi)

 


share on: