Yogyapos.com (SLEMAN) - Pemkab Sleman melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sleman kembali mengadakan Pasar Bela Negara, di Lapangan Pemda Kabupaten Sleman, pada Jumat (12/9/25).
Pada acara tersebut juga diadakan talkshow dengan narasumber Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, dan Kepala Badan Kesbangpol Sleman, Samsul Bakri.
BACA JUGA: Serap Anggaran Rp 17 M! Proses Pengadaan PJU Dishub Sleman Dinilai Lamban
Danang mengapresiasi acara Pasar Bela Negara yang telah dilaksanakan sejak 1 Agustus 2025 ini. Menurutnya, selain untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, kegiatan ini juga dapat menumbuhkan rasa nasionalisme dan rasa cinta terhadap produk dalam negeri sebagai bagian dari penguatan bela negara.
“Bela negara di era sekarang tidak lagi identik dengan perjuangan fisik. Melalui kegiatan Pasar Bela Negara ini kita ingin menunjukkan bahwa bela negara hari ini tidak harus dengan mengangkat senjata,” jelasnya.
“Contoh sederhana mencintai negara bisa diwujudkan melalui pengembangan UMKM dengan produk-produk lokalnya. Karena kita sudah merdeka, bela negara tidak lagi berbentuk pertarungan atau konflik angkat senjata, melainkan bagaimana menciptakan kondisi yang membuat negara ini semakin maju,” jelasnya.
BACA JUGA: Polisi Masih Mengidentifikasi Mayat yang Ditemukan di Makam Randugawang
Dengan begitu, Pasar Bela Negara diharapkan tidak hanya menjadi pusat promosi produk lokal, tetapi juga ikon kegiatan mingguan di Sleman yang memperkuat perekonomian masyarakat sekaligus membangkitkan semangat nasionalisme.
Sementara Samsul Bakri menjelaskan Pasar Bela Negara digelar rutin setiap hari Jumat mulai pukul 06.30–10.30 WIB, bertempat di lapangan Pemda Sleman sisi utara. Konsep yang diusung adalah pasar rakyat edukatif dengan menghadirkan tenant UMKM Sleman, terutama produk kuliner dan kerajinan tradisional. (*/Agn)
