Yogyapos.com (SLEMAN) - Destinasi wisata Taman Merapi Park yang berada di Jalan Kaliurang Km 22 Desa Hargobinangun, Kapanewon Pakem, Kabupaten Sleman, sudah cukup lama menjadi jujukan wisatawan. Hampir setiap hari libur atau Sabtu dan Minggu, ribuan wisatawan baik dari DIY maupun luar daerah berkunjung kesana.
BACA JUGA: Kolaborasi UAJY-Puspresnas Sukses Selenggarakan Bina Talenta Indonesia 2026
Destinasi wisata ini sebelumnya sempat ditutup, tapi kini sudah Kembali dibuka dan diperbolehkan dikunjungi para wisatawan. Penutupan sempat dilakukan karena kondisi beberapa staf karyawan ada yang dioper di tempat distinasi wisata lain. Sedangkan sekarang sudah dihandel oleh majemen yang baru.
Giyadi, Pengelola Merapi Park || YP-Agung DP
"Sejak dibuka kembali, Merapi Park memang belum begitu ramai dikunjungi wisatawan. Mungkin informasi pembukaan Kembali Merapi Park ini belum diketahui oleh masyarakat atau wisatawan,” ungkap pengelola Merapi Park, Giyadi, kepada yogyapos.com di kantornya, Senin (6/7/2026).
BACA JUGA: Rekonstruksi Penganiayaan yang Menewaskan Seorang Pelajar Yogya, Begini Kronologinya
Namun, lanjut Giyadi, ketika seremoni pembukaan kembali pada 25 Juni 2026 lalu banyak wisatawan yang hadir. Keramaiannya nampak sejak pukul 09.00 sampai 17.00 WIB.
“Kami menduga belum banyaknya pengunjung, terutama dari luar DIY, ke area Kaliurang mungkin juga dipengaruhi isu adanya erupsi Merapi,” sela Giyadi.
BACA JUGA: Jelang Kunjungan Prabowo, Pengelola Lakukan Penyesuaian Operasional Candi Prambanan
Giyadi optimis, Merapi Park segera ramai lagi seperti sebelumnya. Tetap menjadi salah satu destinasi wisata yang favorit di Sleman. Pihak manajemen baru juga akan menambah wahana Mini Zoo, spot foto serta kereta mini. Selain itu, meski hanya replika, ada beberapa landmark negara yang bisa dilihat dan menjadi spot selfie para wisatawan di Taman Wisata Merapi Park seperti, Menara Miring asal Italia, atau lebih dikenal dengan sebutan Menara Pisa. Lalu ada kincir angin khas Belanda dan Menara Eiffel ikon Perancis. (Agung DP)
