TBM Widuri Pandan Kenalkan Literasi Keuangan pada Anak

share on:
Mengabadikan kenangan seusai mengikuti kegiatan pengenalan literasi keuangan TMB Widuri Pandan Bantul, Minggu (3/11/2019) || YP/Mufti

Yogyapos.com (BANTUL) - Salah satu dari enam dasar yang diajarkan adalah literasi keuangan. Pengenalan literasi keuangan perlu diajarkan sejak dini mengingat tingkat literasi masyarakat masih rendah. Pemahaman dasar diberikan mencakup bagaimana agar anak mengenal serta mengetahui penggunaan uang dalam kehidupan sehar-hari.

Hal itu terungkap pada kegiatan bertema ‘Pengenalan Literasi Keuangan’ yang digelar Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Widuri Pandan Timbulharjo Bantul, Minggu (3/11/2019). Kegiatan melibatkan anak-anak berbagai usia di lingkungan TBM dan sekitarnya.

Pengelola TBM Widuri Pandan, Siti Zamronah kepada yogyapos.com menuturkan, kegiatandi TBM-nya berkolaborasi dengan Komunitas Generasi Baru Indonesia (GenBI). Sebuah komunitas yang relawannya terdiri dari gabungan mahasiswa UGM, UNY, UIN dan sebagian dari Universitas Mercubuana Yogyakarta.

“Mahasiswa ini mendapat beasiswa dari Bank Indonesia sehingga tema kegiatan mengusung literasi keuangan,” kata dia.

Dalam kegiatan ini, lanjut perempuan dengan sapaan mbak Zam, anak dikenalkan bagaimana bentuk maupun nilai uang untuk bertransaksi masyarakat. Di samping itu diajarkan pula pada anak bagaimana memperlakukan uang sekaligus mengenali uang palsu seperti sering dipublikasikan media yaitu dilihat, diraba, dan diterawang.

“Rekan-rekan GenBI pun melakukan beberapa simulasi sehingga anak lebih mudah menerima dan memahami,” terang Zam yang juga bekerja sebagai pustakawan di SMP Negeri4 Pandak.

Selain GenBI, tambah Zam, Komunitas Yogya Menyala turut menyokong kegiatan di TBM berupa permainan edukatif. Menurutnya, komunitas ini bergerak di bidang sosial pendidikan untuk menyalakan budaya membaca anak-anak di Indonesia. Komunitas Yogya Menyala sudah beberapa kali melaksanakan kegiatan bersama TBM Widuri Pandan. Bahkan memberikan bantuan buku di awal berdirinya TBM yang dikelola dirinya bersama suami.

Usai pengenalan literasi keuangan anak-anak diajak bermain sambil belajar. Relawan Yogya Menyala memberikan permainan mewarnai dengan teknik kolase. Bahannya menggunakan bahan-bahan dari alam seperti biji kacang hijau, kedelai dan jagung. Tujuan permainan ialah meningkatkan motivasi serta minat anak bereksperimen.

“Kali ini mbak Riko dari Yogya Menyala juga membawa permainan edukatif Dam-daman dan Dakon,” ujarnya mengakhiri.(Muf)

 

 


share on: